Gula jawa bisa turunkan kolesterol, benarkah?

FF Info Penanya: FF, Wanita, 29 Tahun
Dok apakah benar gula jawa bisa menurunkan kolesterol?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, FF.

Gula jawa adalah terbuat dari nira pohon kelapa dan pohon palem, yang dipanaskan sampai mengental. Cairan tersebut lalu dituangkan ke dalam cetakan hingga dingin. Berwarna kemerahan atau cokelat muda, gula jawa memiliki rasa manis yang khas. Karena melalui proses yang lebih sedikit ketimbang gula putih, maka gula jawa dapat menjadi alternatif yang lebih sehat.

Sedangkan kolesterol adalah lemak tubuh yang dalam jumlah normal bermanfaat, tetapi jika kelebihan bisa berbahaya bagi tubuh. Kondisi kelebihan kolesterol dalam dunia medis disebut sebagai dislipidemia, yang bisa menyebabkan penebalan atau pengerasan dinding pembuluh darah (plak). Apabila plak tersebut lepas dan menyumbat, maka dapat terjadi serangan jantung maupun stroke, tergantung lokasi pembuluh darah yang tersumbat. 

Terkait pertanyaan Anda, hubungan gula jawa dan menurunkan kolesterol sampai saat ini belum ditemukan, ya. Untuk menurunkan kolesterol, Anda sebaiknya memerhatikan pola hidup seperti:

  • Menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh seperti gorengan, dan konsumsilah lemak baik
  • Menghindari makanan yang diproses berlebihan
  • Perbanyak konsumsi sayur serta buah-buahan
  • Minum air putih yang cukup
  • Beraktivitas fisik secara rutin 30 menit sehari
  • Mengonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter secara rutin (apabila ada)

Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kolesterol maupun bahan-bahan alami lain yang dipercaya bisa menurunkan kadarnya, Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter spesialis penyakit dalam, ya. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Manfaat kacang hijau pada ibu hamil terutama didapatkan dari kandungan folat

Manfaat Kacang Hijau untuk Ibu Hamil Ternyata Berlimpah

Manfaat kacang hijau untuk ibu hamil antara lain mencegah bayi lahir dalam kondisi cacat, mendukung perkembangan otak janin dan mencegah berbagai penyakit kronis.