Gigi goyang bagaimana penanganannya?

S Info Penanya: S, Wanita, 18 Tahun
Dokter saya mau bertanya semoga dijawab. Gigi saya goyang pada bagian atas sebelah kanan, umur saya 18 tahun. Ciri-ciri giginya seperti gigi susu tapi saya gak bisa tau pasti ini gigi susu atau bukan. Giginya kecil dan lebih putih dari yang lain. Jika gigi saja lepas apa bisa tumbuh lagi dok? Jika saya tetap diamkan saja meski goyang apa tidak masalah? Terus jika seandainya ini gigi susu masih menatap pada umur saya 18 tahun, apa itu tidak apa2 dok? Semoga dijawab, terima kasih dokter
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang S,

Gigi merupakan bagian mulut yang penting karena berfungsi untuk menghancurkan makanan agar proses kerja lambung menjadi lebih ringan.

Pada orang dewasa bila giginya sudah tumbuh semua maka akan berjumlah sebanyak 32 biji.

Perihal gigi yang Anda maksud, pada posisi ke berapa bila dihitung dari tengah bibir? Untuk memastikan gigi tersebut merupakan gigi susu atau gigi permanen perlu dilakukan foto rontgen untuk dilihat ada tidaknya akar.

Pada gigi permanen biasanya akan berukuran lebih besar dan berwarna lebih pekat seperti putih susu agak kekuningan. Sedangkan pada gigi susu akan cenderung berwarna putih mengkilat.

Bila yang goyang adalah gigi permanen maka tentu saja tidak bisa tumbuh gigi baru. Namun gigi permanen tidak mudah goyang kecuali ada lubang, atau terbentur benda keras.

Sementara yang dapat Anda lakukan agar gigi tidak semakin goyang adalah:

  • Hindari makan makanan yang keras atau kenyal.
  • Usahakan makan menggunakan sisi gigi yang tidak goyang.
  • Kumur menggunakan air hangat yang bercampur dengan sedikit garam.

Sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan ke dokter gigi untuk memastikan kondisi gigi Anda.

Salam sehat,

dr. Vina

 

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Merawat gigi susu anak penting dilakukan untuk mencegah gigi berlubang dan gigis

Bukan Hal Sepele, Ini Cara Merawat Gigi Susu Anak Agar Tidak Berlubang

Gigi susu anak yang dibiarkan rusak bisa menyebabkan nyeri, rentan infeksi, bahkan bisa berpengaruh pada nafsu makan anak.