Apakah gigi berlubang yang sudah hancur dapat tumbuh kembali?

YB Info Penanya: YB, Pria, 19 Tahun
Halo dok.saya umurnya 19 tahun gigi saya berlubang dan udah pecah di dalam Apakah bisa tumbuh lagi
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, YB.

 

Gigi berlubang adalah kondisi gigi yang rusak dan terjadi pengikisan pada bagian luar (email) dan bagian dalam (dentin). Gigi berlubang pada umumnya dapat dialami oleh seluruh usia baik usia tua maupun anak-anak. Jika tidak ditangani dengan baik, lubang pada gigi akan menjadi besar dan berisiko infeksi sehingga gigi menjadi busuk serta gigi akan tanggal.

Penyebab dari gigi berlubang adalah sebagai berikut:

  1. Lokasi gigi dan susunan gigi berjejal, gigi berlubang paling banyak terjadi pada gigi geraham.
  2. Makan dan minum yang manis seperti es krim, permen hal ini mempercepat pertumbuhan bakteri karena gula merupakan makanan utama bagi bakteri.
  3. Adanya plak atau penumpukan sisa makanan.
  4. Kebiasaan makan sebelum  tidur dan tidak membersihkan gigi.
  5. Cara menyikat gigi yang salah.
  6. Mulut kering.
  7. Menderita penyakit gerd, dimana mulut mengandung asam dan merusak gigi.

Terkait dengan pertanyaan Anda, gigi yang sudah pecah atau hancur kemungkinan sudah tidak dapat tumbuh kembali jika gigi tersebut sudah merupakan gigi permanen. Namun untuk memastikan penyebabnya sebaiknya tetap memeriksakan diri ke dokter gigi ya.

Untuk mengatasi kondisi yang Anda alami lakukanlah hal sebagai berikut:

  • Minum banyak air putih minimal 2-3 liter/hari.
  • Hindari makan manis terlalu banyak.
  • Rajin menyikat gigi setiap selesai makan.
  • Jangan membiasakan diri untuk makan sebelum tidur.

 

Semoga bermanfaat.

Salam sehat, 

 

dr.Sri Wulantini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ulat gigi yang disebut sebagai penyebab gigi berlubang hanyalah mitos

Ulat Gigi Penyebab Sakit Gigi dan Gigi Berlubang, Mitos atau Fakta?

Ulat gigi bukanlah penyebab gigi berlubang. Penyebab gigi berlubang yang sebenarnya adalah bakteri. Kepercayaan ini perlu diubah agar masyarakat memiliki kesadaran lebih untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya