Apa resiko pada wanita gangguan ginjal kronis (GGK) yang ingin hamil?

TP Info Penanya: TP, Wanita, 24 Tahun
Halo dok, umur saya 25 tahun. Saya pasien GGK sudah menjalani cuci dara 4 tahun. Dari yg saya dengar pasien GGK sangat berisiko untuk hamil. Bagaimana cara saya untuk meminimalisir resiko tersebut dok. Saya sangat ingin hamil, apakah masih memungkinkan untuk saya hamil dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang TP,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Banyak risiko kesehatan yang dihadapi perempuan. Terutama karena pola hidup dan pola makan yang kurang tepat. Perlu perhatian lebih, khususnya untuk kesehatan ibu hamil. Perempuan menghadapi banyak tantangan kesehatan, khususnya ibu hamil penderita GGK. Memiliki risiko kesehatan yang tinggi, baik untuk diri sendiri, maupun bayi dalam kandungan.

Beberapa resiko yang dapat di timbulkan adalah :

  • Hipertensi hingga preeklamsia
    Hipertensi saat kehamilan dideteksi pada saat ibu hamil sebelumnya tidak memiliki riwayat hipertensi. Hipertensi dapat terjadi pertama kalinya pada usia kehamilan 20 minggu atau selama persalinan berlangsung bahkan 48 jam setelah melahirkan.
  • Kelahiran bayi prematur
    Risiko kelahiran prematur bisa meningkat, inilah yang dihadapi ibu hamil dengan masalah gangguan ginjal kronis. Bayi dikatakan prematur jika lahir sebelum waktunya atau sebelum ibu hamil melewati kehamilan minggu ke-36.

Berikut kemungkinan yang bisa terjadi pada ibu hamil dengan GGK. Untuk mengurangi risiko ganguan ginjal sebaiknya lakukan pola hidup sehat, hindari lingkungan dengan asap rokok, dan deteksi dini.

Ibu hamil atau perempuan yang merencanakan kehamilan penderita gagal ginjal kronis, sebaiknya konsultasi terlebih dulu ke dokter kandungan atau dokter penyakit dalam.

Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Tes kesuburan wanita dapat mendeteksi dini masalah infertilitas

Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui Seputar Tes Kesuburan Wanita

Tes kesuburan wanita dapat membantu untuk mengidentifikasi masalah kesuburan. Tes yang dilakukan yaitu tes pap smear, tes urine, tes darah, cek suhu tubuh. Agar kehamilan tercapai lakukan pula tes organ reproduksi.