Gerd, anxiety & psikosomatis bagaimana mengatasinya?

KL Info Penanya: KL, Pria
Sore dok, saya lutfi umur 24 tahun, sudah 3 bulan saya mengalami gerd, psikosomatis & anxiety disorder. Gejala yg saya alami yaitu nyeri dada, sama sesak, sudh 7 kali bolak balik dr. Spesialis paru & pernafasan, wlopun awalnya saya kira saya kena serangan jantung tapi alhamdulilah pas lab + rontgen tidak menunjukan indikasi organ (paru + jantung) bermasalah, dan disitu juga dokter mendiagnosa saya gerd. Apa yg harus saya lakukan dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang KL,

GERD, anxiety dan psikosomatis merupakan penyakit yang seringkali terjadi secara bersamaan dan seperti lingkaran setan, saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. Saat terjadi kecemasan maka produksi asam lambung akan semakin banyak dan naik, sehingga akan menimbulkan GERD dengan keluhan dada sesak, susah bernapas, mual, sehingga akan semakin panik dan takut meninggal karena napas terasa berat.

Sedangkan psikosomatis juga yang bermasalah adalah kejiwaannya sehingga muncul berbagai ketakutan dan gejala-gejala yang pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan adanya masalah, karena memang yang bermasalah adalah mentalnya, bukan fisiknya.

Yang perlu Anda pahami adalah Anda sudah melakukan berbagai pemeriksaan dan dinyatakan tidak ada masalah selain gangguan lambung/ GERD nya, jadi yang perlu Anda kendalikan adalah pola pikir Anda dan jaga pola makan.

Tips mengatasi GERD:

  • Makan porsi kecil namun sering.
  • Hindari makanan pedas, asam, kopi, soda, kanji, serta santan.
  • Jangan panik atau stres. Yakinlah pada hasil pemeriksaan yang menyatakan Anda sehat.
  • Minum antacida bila terasa napas berat atau nyeri ulu hati.
  • Cari kesibukan baru yang menyenangkan agar pikiran tidak melantur memikirkan hal yang buruk-buruk.

Bila Anda kesulitan mengatasi kecemasan Anda, maka sebaiknya lakukan konseling dengan psikiater untuk membantu mengendalikan emosi Anda. Karena bila pikiran sudah bisa dikendalikan dan pola makan sudah baik, maka GERD Anda akan sembuh dengan sendirinya. Selain itu ada baiknya Anda konsultasi dengan dokter penyakit dalam untuk dilakukan pemeriksaan endoscopy.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Penderita kleptomania merasa lega dan senang saat mencuri

Bagaimana Menangani Penyakit Suka Mencuri alias Kleptomania?

Kleptomania atau dikenal sebagai penyakit suka mencuri merupakan sebuah penyakit mental. Gejala kleptomania adalah merasa lega dan senang saat mencuri, namun ada juga yang merasa menyesal di akhir. Beberapa cara penanganan kleptomania adalah coba mengerti kondisinya dan mengajak penderita ke dokter.