09 Aug 2021, 15:36Saraf

obat stroke habis bolehkah dilanjutkan sendiri?

EY
Info Penanya: EY0
Dok mau tanya, mama saya satu bulan yang lalu tiba" ga bisa bicara, susah mau bicara, setelah ke dokter syaraf yang ke-2x nya dinyatakan gejala stroke, setelah melewati ct scan dan cek lab darah dan lainnya beserta obat-obatan yang di resepkan oleh dokter, alhamdulillah sekarang sudah bisa bicara namun kadang terbata-bata, masih belum bisa berbicara lama dan terasa cepat lelah ketika membaca atau mengaji. Obat resep dokter sudah habis, boleh beli obat dengan resep terakhir? atau ke dr syaraf lg?
129 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Pany
(0)
Selamat sore EYStroke merupakan suatu kondisi penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik) di otak sehingga menyebabkan kerusakan saraf pusat. Kebanyakan yang mengalami stroke adalah yang memiliki hipertensi namun bisa juga karena diabetes, hiperkolesterol, kelainan pembekuan darah dan sebagainya.Mendadak pelo atau tidak bisa bicara merupakan salahs atu tanda adanya gejala stroke akut. Selain itu gejala stroke akut juga bisa berupa kelumpuhan satu sisi atau sebagian tubuh, hilang keseimbangan, tidak sadarkan diri, dan sebagainya.Saat mengalami gejala stroke akut tentunya harus segera dibawa ke rumah sakit agar bisa ditangani secepat mungkin yang golden periodenya kurang dari 4 jam untuk mencegah kerusakan saraf yang lebih berat dan luas. Apabila saraf sudah rusak sangat sulit untuk kembali 100% seperti sediakala sehingga yang bsia dilakukan adalah mencegah bertambah beratnya gejala.Untuk mengobati stroke tentunya diberikan berbagai pengobatan seperti pengencer darah, vitamin saraf, antihipertensi, antikolesterol dan sebagainya yang disesuaikan dengan kondisi dan penyebab stroke. Sebagian besar obat-obat yang dierikan merupakan obat keras (warna merah) sehingga pembelian dan penggunaan harus berdasarkan resep dokter.Selain itu juga diperlukan pemantuan dosis terhadap kondisi yang sekarang secara berkala. Jadi sebaiknya anda berkonsultasi kembali ke dokter saraf untuk menghindari pengobatan yang tidak tepat.Tidak lupa untuk selalu melakukan olahraga ringan agar tubuh tidak kaku serta melatih aktivitas-aktivitas dasar secara mandiri, hindari stres dan emosi, minum obat teratur, makan bergizi dan istirahat cukup. Anda juga perlu mewaspadai riwayat stroke sebelumnya memiliki resiko stroke berulang, sehingga bila terdapat gejala stroke akut segera dibawa ke rumah sakit.Semoga bermanfaat Salam sehatdr. Pany
gejala strokehipertensimasalah sarafstroke
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil