15 Jun 2020, 19:28Psikologi

Apakah saya mengalami gangguan kejiwaan?

GZ
Info Penanya: GZ0
Dok, saya ingin bertanya kenapa saya sering merasa sedih sampai menangis secara spontan? Saya juga sering merasa ketakutan hingga keringat dingin padahal tidak ada hal yg terjadi. Apa itu normal? Saya juga selalu merasa menjadi orang yang tidak berguna. Saya mempunyai teman tapi kenapa saya selalu merasa sendirian? Saya sempat terpikirkan untuk bunuh diri dan mencoba cutting? Apa sebenarnya ini salah? Apa kejiwaan saya tidak normal? Apa benar seperti kata orang karna iman saya lemah?
8296 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Sylvia V
(0)
Selamat siang, GZI.Gangguan kejiwaan adalah kondisi psikologis yang tidak normal. Ada beberapa penyebab seseorang dapat mengalami gangguan kejiwaan, misalnya kondisi lingkungan, pengalaman di masa lalu, maupun pasca benturan di kepala. Ada banyak jenis gangguan kejiwaan yang dikenal saat ini, seperti bipolar, skizofrenia, post traumatic stress disorder, depresi, maupun gangguan kecemasan.Depresi adalah kondisi ketika seseorang mengalami kesedihan yang berlebihan, bahkan sampai tidak peduli terhadap lingkungan sekitar. Seseorang yang menderita depresi biasanya selalu merasa bersalah, ragu bahwa dirinya berharga, mudah menangis, serta seringkali memiliki suasana hati yang buruk.Sedangkan gangguan kecemasan adalah kondisi gangguan kejiwaan atau mental, yang ditandai dengan perasaan cemas berlebihan terhadap sesuatu hal. Ciri-ciri seseorang dengan gangguan kecemasan adalah khawatir berlebihan, gelisah, berkeringat dingin, maupun sulit berkonsentrasi.Terkait kondisi yang Anda alami, bisa saja Anda mengalami salah satu dari gangguan kejiwaan, apalagi kalau ini sudah berlangsung lama. Oleh karena itu, Anda dapat mencoba untuk belajar membuka diri dan berbagi kepada orang yang dipercaya, misalnya orangtua atau saudara. Anda juga bisa melakukan aktivitas yang menyenangkan, seperti memasak, membaca, atau apapun hobi Anda.Tetapi, jika tak kunjung berhasil, Anda dapat mencari pertolongan lebih lanjut ke psikiater atau psikolog, ya. Nantinya, Anda mungkin akan diberikan psikoterapi atau obat-obatan, apabila dibutuhkan. Semoga bermanfaat. Salam sehat,
dr Sylvia
depresigangguan kecemasangangguan psikologis
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil