04 Nov 2020, 23:29Psikologi

Cemas dan sering menangis apakah tanda gangguan mental?

AF
Info Penanya: AF0
Malam dok, dok saya mau tanya ,belakang ini ketika saya sendiri saya sering merasa sepi dok,saya merasa bosan dengan rutinitas saya selama ini,saya bosan dengan lingkungan tempat tinggal saya dok,dan terkadang saya juga memikirkan sesuatu hal-hal yang pernah saya laluin dok,dan saya juga sering merasa cemas yang berlebihan dengan hal-hal yang sepele,bahkan kadang saya sering menangis tanpa sebab.saya kenapa yah dok? terimakasih dok
208 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat malam, AFATerima kasih atas pertanyaannya.Cemas adalah respon tubuh terhadap suatu tekanan atau perasaan takut.  Hal ini merupakan hal yang wajar terjadi pada setiap orang.  Sedangkan menangis adalah bentuk luapan emosi terhadap adanya tekanan atau perasaan yang membuat diri tidak nyaman.   Saat manusia sedih maka menangis adalah salah satu reaksi untuk mengatasinya.  Menangis mungkin bisa saja karena terlalu lelah dengan pekerjaan, suasana hati yang kurang baik.  Tetapi jika cemas dan menangis lalu merasa hampa tanpa sebab sudah berulang kali terjadi hingga menganggu aktivitas, hal tersebut perlu menjadi perhatian ekstra. 

Kondisi yang menjadi sebab seseorang cemas dan gampang menangis :

  • Gangguan kecemasan
    Bisa terjadi serangan panik, terlalu banyak yang dipikirkan, takut akan sesuatu hak, sulit tidur, hingga sulit berkonsentrasi.
  • Depresi
    Hal ini akan disertai dengan rasa tidak berguna, hampa, tidak memiliki minat untuk melakukan aktivitas.
  • Gangguan stress
    Gangguan ini muncul karena adanya peristiwa yang menimbulkan rasa sangat traumatis sehingga timbul rasa negatif terus menerus, menghindar dari keramaian, mudah marah tanpa sebab lalu menangis tanpa sebab, sulit tidur.
Untuk mengetahui secara pasti apa yang anda rasakan tidak ada salahnya berkonsultasi dengan psikiater atau dokter spesialis jiwa guna pemeriksaan dan penanganan lanjutan. 

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah perburukan :

  • Alihkan pikiran dengan melakukan hobi, olahraga, rileksasi sehingga pikiran akan menjadi lebih positif.
  • Berkumpul dan berbagi cerita dengan keluarga atau teman dekat guna mencegah emosi yang terpendam.
  • Mengurangi minuman berkafein dan bersoda
  • Perbanyak minum air putih.
  • Istirahat cukup
Semoga penjelasan ini bermanfaat.Salam sehat,dr. Farah
mengatasi depresidepresigangguan kecemasangangguan stres akut
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil