Gangguan depresi dan cemas, sebelumnya memiliki halusinasi bau. memiliki riwayat overdosis risperidon dan saat ini tidak memiliki halusinasi lagi dan trauma minum obat

HC Info Penanya: HC, Wanita, 2019 Tahun
Permisi dok, perkenalkan saya wanita bernama Nana usia 21 tahun. Saya introvert yang memiliki gangguan depresi dan cemas. Dahulu saya di beri obat risperidone 1 mg, saya mendapati diri saya keracunan obat tersebut (overdosis) efek samping serius, mulai dari perasaan ingin pingsan, otot kaku, kejang, tremor, sakit kepala, kesulitan bernafas, tenggorokan bengkak, bibir biru keunguan, wajah pucat, wajah bengkak, kesulitan menelan, pandangan kabur, tidak bisa buka mata hampir 24 jam, keringat dingin terus menerus, lemas, sempoyongan dan kepala sakit luar biasa. Saya sudah menghentikan obat tersebut. Awalnya saya memang memiliki halusinasi bau2 an sehari saja ketika saya sedang depresi berat beberapa tahun lalu, dan hanya berlangsung beberapa jam. setelah itu saya tidak pernah mengalami halusinasi lagi sampai sekarang. Saya pun sudah membicarakan kepada psikeater saya bahwa saya tidak memiliki halusinasi lagi, tapi saya tetap di beri obat antipsikotik oleh psikeaternya, dan saya masih trauma meminum obat psikeater golongan antipsikotik sedangkan saya merasa saya hanya depresi biasa dan cemas biasa. Saya tidak pernah mengalami halusinasi, waham, atau gejala sakit mental serius lainnya. Kemudian saya diberi resep racikan obat seperti. Stelazine 5mg, amytripilin 25mg, diazepam 5mg. Serta coblazam 1 tablet. Yang jadi pertanyaan saya apakah aman saya mengonsumsi obat2 an tersebut, sedangkan saya masih takut serta trauma meminum lagi obat golongan antipsikotik. Apakah obat racikan tersebut akan membuat saya meninggal melihat dosis yang di berikan menurut saya terlalu banyak sedangkan ketika keracunan risperidone saya hanya mengonsumsi dosis paling rendah? Terimakasih banyak dok jawabannya. Saya begitu stress karena takut meminum obat golongan antipsikotik lagi, saya sudah berulang kali mengatakan pada psikeater bahwa saya tdk mengalami halusinasi tetapi saya tetap diberi obat tsb. Mohon bantuannya..
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Sore HC

Apa yang  anda alami seperti depresi, cemas dan halusinasi sebelumnya merupakan gejala gangguan mental psikotik. Maka daripada itu dokter memberikan anda risperidon untuk tatalaksana, salah satu efek samping dari pengobatan risperidon adalah efek ekstrapiramidal seperti gangguan kaku, tremor, selain itu juga terdapat efek samping seperti perut keram, gangguan pernafasan batuk, gangguan irama jantung prolong QT yang membuat pingsan atau singkop. Jika terjadi efek samping tersebut maka dapat dilakukan pengaturan dosis atau penggantian jenis antipsikotik lain. Biasanya risperidon akan memberikan manfaat yang signifikan terhadap pasien. Pada pasien dengan masalah depresi, waham, psikotik dan gangguan mental termasuk skizofrenia, gangguan waham, bipolar penggunaan risperidon dapat menekan gejala aktif dan memperbaiki kualitas hidup pasien. 

Saat ini anda hanya memiliki keluhan depresi dan kecemasan tanpa gejala halusinasi, sehingga berada pada tahap yang semakin baik atau gejala negatif. Untuk itu dokter anda telah mengganti obat dengan Stelazine 5mg, amytripilin 25mg, diazepam 5mg, coblazam 1 tablet.

Stelazine bermanfaat untuk mengatur mood, membantu anda berpikir jernih dan mencegah kegugupan. Selain itu obat ini bermanfaat mencegah halusinasi untuk timbul kembali. 

Obat lain seperti aminitriptilin juga merupakan antidepresan yang dapat memperbaiki gejala mood dan keluhan depresi yang anda alami, saat di kombinasi dengan diazepam dan clobazam obat ini akan bermanfaat sebagai antiansietas menekan gejala kecemasan yang anda miliki. 

Untuk keamanan saya rasa dokter anda telah mempertimbangkan pengaturan dosis dan pilihan terapi yang tepat untuk anda, saya sarankan anda untuk melanjutkan saran terapi dengan meminum obat yang di berikan oleh dokter anda. Jika ada memiliki keraguan sebaiknya berkonsultasi lagi dengan psikiater anda.

Saya juga sarankan agar anda melakukan aktivitas positif seperti olahraga karena telah terbukti menjadi tatalaksana depresi dan kecemasan, menemukan hobi baru yang menarik, menceritakan masalah dan perasaan anda dengan pasangan atau orang terdekat, menjadi pribadi yang lebih terbuka, hindari rokok dan alkohol.

Salam sehat

dr.Zulham Effendy

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Kejadian artis bunuh diri harus disikapi secara bijak baik oleh media maupun masyarakat secara umum

Kejadian Artis Bunuh Diri, Benarkah Membuat Banyak Orang Meniru?

Pemberitaan mengenai artis bunuh diri, ternyata bisa berdampak pada meningkatnya angka kejadian bunuh diri di negaranya. Hal ini dibuktikan dari beberapa penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli.