Mengapa kadar ureum dan kreatinin tinggi?

RG Info Penanya: RG, Pria, 23 Tahun
Dok., Jika ureum awal di periksa (15 april) (168 mg/dll) dan setelah di cek lagi(21 april) (171,4 mg/dll)Sedangkan Kreatinin (15April) (13,2 mg/dll) Dan Setelah di cek lagi (21 April) (11,8 mg/dll)Ini kondisi nya membaik atau bagaimana dok? Haruskah cuci darah di lakukan?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Siang, RG.

 

Ureum atau Blood urea nitrogen (BUN) merupakan tes untuk mengetahui fungsi ginjal normal atau tidak. Kadar ureum yang tinggi menandakan adanya kelainan penyakit pada ginjal, ureum sendiri merupakan hasil pemecahan protein yang seharusnya disaring oleh ginjal dan dibuang melalui urin, jika ada gangguan pada ginjal maka ureum tersebut akan menumpuk di dalam darah sehingga pada saat pemeriksaan akan menunjukkan hasil yang lebih dari nilai normal.

Untuk nilai normal ureum dibedakan berdasarkan usia dan jenis kelamin, untuk pria 8-24 mg/dl, untuk wanita 6-21 mg/dl dan untuk anak 7-20mg/dl.

Kreatinin merupakan zat sisa dari hasil pemecahan otot yang seharusnya disaring oleh ginjal untuk kemudian keluar melalui urin, untuk pria  0,6-1,2 mg/dl, sedangkan wanita 0,5-1,1 mg/dl.

Berikut beberapa kondisi yang akan menyebabkan kadar ureum tinggi:

  • Dehidrasi berat
  • Mengonsumsi makanan protein tinggi berlebihan
  • Sumbatan pada saluran kemih
  • Gagal ginjal akut dan kronik
  • Luka bakar berat
  • Kehamilan
  • Diabetes mellitus

Terkait dengan hasil yang Anda tunjukkan nilai ureum pada pemeriksaan kedua menjadi naik artinya bahwa masalah pada ginjal belum teratasi, untuk nilai kreatinin pada pemeriksaan ke dua memang mengalami sedikit penurunan namun itu masih blm bisa dikatakan normal juga ,oleh karena itu sebaiknya Anda tetap rutin kontrol ke dokter spesialis penyakit dalam agar dilakukan pemantauan kembali.

Mengenai cuci darah, hal ini memang harus dilakukan untuk memperbaiki fungsi ginjal yang tidak bisa menyaring kembali hasil sisa metabolisme sehingga mengalami penumpukan di dalam tubuh. Namun kembali lagi sebaiknya Anda konsultasikan ke dokter Anda untuk mendapatkan solusi terbaiknya untuk penanganan penyakit Anda ya.

Adapun upaya untuk menurunkan kadar ureum dan kreatinin yang dapat dilakukan adalah:

  • Banyak minum minimal 2 liter/hari untuk mencegah dehidrasi yang akan membuat tubuh kekurangan cairan sehingga tidak dapat membawa zat sisa metabolism keluar
  • Kurangi makan makanan yang mengandung protein seperti daging, dan ayam
  • Perbanyak makan makanan yang mengandung serat seperti sayuran dan buah-buahan
  • Olahraga teratur dan tidur yang cukup

Semoga bermanfaat, Terima kasih atas pertanyaan Anda di SehatQ

Salam Sehat,

 

dr. Sri Wulantini

 

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ada berbagai jenis neuropatik diabetik yang harus diwaspadai, karena menyerang saraf dari kepala hingga kaki

Jenis-Jenis Neuropati Diabetik, Komplikasi Diabetes Melitus yang Menyerang Saraf

Diabetes melitus masih menjadi penyakit serius, yang menjadi perhatian dunia. Penyakit ini antara lain dapat menimbulkan neuropati diabetik pada saraf. Karena ada berbagai jenis saraf di tubuh, terdapat pula jenis-jenis neuropati diabetik, yang harus Anda waspadai.