apakah bisa gejala corona, flu, batuk, tapi tidak demam ?

RR Info Penanya: RR, Wanita, 21 Tahun
Saya mau tanya dok. Minggu kemarin saya flu,batuk berdahak,tapi tidak demam. Akan tetapi beberapa hari ini sering pusing,tenggorokan seperti ada yang mengganjal,dan dada kadang sesak. Sakit apa ya dok takutnya gejala corona,saya jadi kepikiran terus. Terimakasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, RR.

Virus Corona terbaru atau yang disebut dengan COVID-19 adalah jenis terbaru dari sekumpulan virus corona yang terdahulu menjadi penyebab dari severe acute respiratory syndrome (SARS) dan middle east respiratory syndrome (MERS). Ketiga penyakit pernapasan yang berasal dari kelompok virus tersebut telah menimbulkan wabah di berbagai negara, salah satunya Indonesia.

Kendati masih dalam penelitian ahli, COVID-19 diduga telah ditularkan dari hewan ke manusia dan dapat menular antarmanusia. 

Beberapa gejala khas yang dapat terjadi pada COVID-19, diantaranya adalah :

  • demam yang dapat berkisar ringan hingga demam tinggi
  • keluhan serupa flu, seperti batuk, sakit tenggorokan serta sensasi kelelahan
  • sesak napas
  • mual 
  • muntah
  • diarea

Mengenai keluhan yang Anda alami, masih mungkin berupa infeksi flu pada umumnya. Jika sesak napas tidak memberat, terkait dengan himbauan pemerintah tentang karantina atau social distancing yang sedang dilakukan saat ini, ada baiknya Anda mencoba mengatasi keluhan Anda dengan mandiri terlebih dahulu. 

Anda dapat mencoba tips mengatasi infeksi saluran napas atas berikut ini :

  • mengonsumsi air rebusan jahe
  • mengonsumsi air perasan lemon
  • mengonsumsi madu murni
  • menghirup uap air panas dan mandi dengan air hangat
  • menggunakan minyak esesial peppermint
  • mengonsumsi vitamin C

Jika keluhan sesak memberat disertai demam dan keluhan pencernaan, segeralah memeriksakan diri agar dapat dilakukan screening terkait COVID-19. 

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ.

Salam sehat,

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Panic buying di supermarket dapat dipicu oleh penularan emosi seperti virus yang menjalar

Alasan Psikologis Perilaku Panic Buying di Tengah Wabah Corona

Panic buying mencuat di kalangan masyarakat dunia sejak meningkatnya kasus infeksi corona. Perilaku ini juga dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Apa alasan psikologis di balik panic buying?