Endometriosis dan ketakutan kambuh pasca operasi

IN Info Penanya: IN
Saya indah umur 23 tahun dan belum menikah. Januari lalu saya di diagnosis mengidap kista endometriosis di indung telur kanan 4 cm dan kiri 6 cm. 2 bulan pengobatan kista kanan menghilang, sedanhkan kiri membesar hingga 9 cm sehingga harus dioperasi laparotomi. Setelah operasi dokter tidak memberikan obat dan hanya mengecek luka jahitan. Saya pernah membaca artikel bahwa endometriosis tidak bisa sembuh dan akan kambuh dalam kurun waktu 2 tahun. Apakah benar? Bagaimana cara mencegah kambuh?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang IN,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Endometriosis merupakan gangguan oada lapisan dinding rahim tumbuh di luar rahim. Endometriosis biasanya disebabkan oleh gangguan hormon esterogen, selain itu juga disebabkan oleh genetik, usia 30-40 tahun, megalami kelainan rahim, belum pernah melahirkan, mulai menstruasi pada usia muda dan imunitas tubuh.

Beberapa gejala endometriosis yang sering muncul :

  • Sakit perut dan punggung yang dapat muncul saat menstruasi
  • Perdarahan saat menstruasi yang cenderung lebih banyak
  • Bisa muncul perdarahan diluar menstruasi
  • Nyeri saat berhubungan
  • Sakit saat buang air kecil
  • Mual dan muntah
  • Mudah lelah

Berdasarkan keterangan Anda, jika Anda mempunyai endometriosis dan sudah di operasi peluang untuk kambuhnya kecil, asalkan Anda dapat menjaga pola hidup sehat dengan makan makanan bergizi perbanyak sayur dan buah, cukupi kebutuhan air putih minimal 2 liter / hari, olahraga teratur, istirahat cukup, jangan terlalu lelah dan pola hidup sehat. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi dokter kandungan.

Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Letak rahim umumnya tidak memengaruhi kesuburan, kecuali memang disebabkan oleh penyakit tertentu

Letak Rahim Normal dan Abnormal yang Perlu Diketahui Perempuan

Letak rahim normal adalah di belakang kandung kemih dan di depan rektum. Jika letak rahim terbalik, maka kondisinya bisa disebut sebagai retroversi uteri.