Emosi yang sulit dikendalikan, tak sabar, gelisah dan keringat dingin terutama saat beraktivitas.

U Info Penanya: U, Wanita, 20 Tahun
Dokter saya ingin bertanya. Dari dulu hingga sekarang saya memang memiliki emosi yang sulit untuk di kendalikan tetapi masih biasa saja. Tetapi saat SMA sampai skrng saya sering tiba-tiba merasa tak sabar dan gelisah saat melakukan aktivitas sehingga berkeringat dingin, nafas tidak teratur dan pandangan kabur, pernah juga sampai pingsan. Itu kira-kira kenapa ya dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, U

Terima kasih atas pertanyaannya.

Saat anda beraktivitas ada produksi hormon pada tubuh anda. Ada hormon adrenalin yang disebut Fight or Flight hormon, yaitu anda melawan atau menghindari dari penyebab stres anda. Kondisi anda disebut panic attack atau serangan panik. Hormon-hormon tertentu keluar akibat kondisi stres anda sehingga meningkatkan aliran darah dan kadar adrenalin tubuh sehingga anda menjadi berdebar-debar, nafas menjadi cepat dan aliran darah meningkat. Peningkatan aliran darah ke otak bisa mengakibat pusing, penglihatan kabur sampai dengan pingsan.

Kondisi stres juga berpengaruh pada organ tubuh yang lain termasuk asam lambung anda sehingga anda akan merasa mual, keringat dingin dan memperberat pusing anda. Semakin pusing bisa membuat anda sampai pingsan juga.

Banyak faktor stres berperan terutama di lingkungan rumah, sekolah atau tempat kerja. Ditambah faktor tambahan hormonal terutama pada wanita yang dipengaruhi siklus haidnya. Anda perlu mencari kegiatan untuk mengurangi stres. Bisa olahraga ke gym atau kolam renang, bisa dengan mendengarkan musik atau membaca. Bisa juga anda yoga atau meditasi yang sedang hits untuk menangani stres anda. Semoga penjelasan saya bermanfaat.

Salam Sehat,

dr. Andre Zaini

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Salah satu cara menghilangkan rasa takut pada penderita fobia adalah terapi perilaku kognitif

Cara Ampuh Menghilangkan Rasa Takut pada Penderita Fobia

Rasa takut adalah respons tubuh yang alamiah. Namun, rasa takut yang terjadi terus-menerus dapat menjadi fobia. Penderita fobia memerlukan penanganan khusus sebagai cara menghilangkan rasa takut yang dirasakan. Beberapa terapi yang umum digunakan sebagai cara menghilangkan rasa takut pada penderita fobia, antara lain terapi perilaku kognitif dan terapi pemaparan.