Efek kemoterapi kanker payudara dan tata laksana terapi

T Info Penanya: T, Wanita, 23 Tahun
Yth. Dokter,Di keluarga saya ada penderita kanker payudara stadium 4 sudah mengeluarkan nanah dan darah hingga bagian ketiak, apakah harus kemoterapi atau operasi?Menurut dua Rumah Sakit Daerah, beliau harus segera di operasi dan di angkat payudara bagian kanan yang terkena kanker, namun setelah saya konsultasi seorang medis lain di beda Rumah Sakit kota, kasus kanker sebaiknya tidak langsung di operasi melainkan harus di kemotherapy atau sinar terlebih dahulu. Jika di operasi hanya dagingnya saja yang terangkat tapi tidak dengan sel kankernya. Sedangkan kondisinya sudah bernanah dan sulit beraktivitas serta mengalami nyeri terus.Apa baiknya tindakan yang kami lakukan, kami takut salah mengambil keputusan.Mohon informasi dokter, Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Ibu T,

Untuk kanker payudara (carsinoma mammae) sebenarnya merupakan salah satu kanker yang sangat banyak diderita oleh wanita dan merupakan satu pembunuh wanita terbanyak di dunia. Kabar baiknya adalah bahwa pengobatan untuk penyakit ini sudah sangat banyak membantu wanita untuk tetap dapat hidup. Pengobatan yang dilakukan pada stadium awal lebih besar kemungkinan untuk sembuh, dan kemungkinan sembuh ini makin kecil bila ditemukan dan diobati pada stadium yang lebih lanjut, karena komplikasi dan penyebaran kanker ke organ lain.

Gejala-gejala pada kanker payudara adalah :

  • Gejala awal berupa adanya benjolan yang dirasakan berbeda dari jaringan payudara di sekitarnya, benjolan tidak nyeri dan memiliki pinggiran yang tidak teratur. Pada stadium awal, jika didorong oleh jari tangan, benjolan bisa digerakkan dengan mudah di bawah kulit.
  • Pada stadium lanjut, benjolan biasanya melekat pada dinding dada atau kulit di sekitarnya.Pada kanker stadium lanjut, bisa terbentuk benjolan yang membengkak atau borok di kulit payudara. Kadang kulit diatas benjolan mengkerut dan tampak seperti kulit jeruk.
  • Benjolan di ketiak, perubahan ukuran atau bentuk payudara.
  • Keluar cairan yang abnormal dari puting susu (biasanya berdarah atau berwarna kuning sampai hijau, mungkin juga bernanah).
  • Perubahan pada warna atau tekstur kulit pada payudara, puting susu maupun areola (daerah berwana coklat tua di sekeliling puting susu).
  • Payudara tampak kemerahan, kulit di sekitar puting susu bersisik.
  • Puting susu tertarik ke dalam atau terasa gatal, nyeri payudara atau pembengkakan salah satu payudara.
  • Pada stadium lanjut bisa timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau iritasi pada kulit.

Jenis-jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk Menegakkan Diagnosis Kanker Payudara adalah:

  1. SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri).
    Jika SADARI dilakukan secara rutin, seorang wanita akan dapat menemukan benjolan pada stadium dini. Sebaiknya SADARI dilakukan pada waktu yang sama setiap bulan. Bagi wanita yang masih mengalami menstruasi, waktu yang paling tepat untuk melakukan SADARI adalah 7-10 hari sesudah hari 1 menstruasi. Bagi wanita pasca menopause, SADARI bisa dilakukan kapan saja, tetapi secara rutin dilakukan setiap bulan (misalnya setiap awal bulan).
  2. Mammografi.
    Dianjurkan kepada setiap wanita yang berusia diatas 40 tahun untuk melakukan mammogram secara rutin setiap 1-2 tahun dan pada usia 50 tahun keatas mammogarm dilakukan sekali/tahun.
  3. USG payudara dan Termografi.

Dokter akan membuat diagnosa kanker payudara, didasarkan oleh beberapa temuan dan hasil pemeriksaan berikut ini:

  • Gejala yang diderita oleh Pasien dan pemeriksaan fisik yang ditemukan oleh Dokter
  • Biopsi (pengambilan contoh jaringan payudara untuk diperiksa dengan mikroskop)
  • Rontgen dada dan pemeriksaan darah
  • Skening tulang (dilakukan jika tumornya besar atau ditemukan pembesaran kelenjar getah bening), untuk melihat adakah penyebaran ke tulang
  • Mammografi dan USG payudara
  • Pet-scan untuk melihat adakah penyebaran kanker sudah mencapai organ lain seperti paru-paru, tulang, otak, dll.

Penentuan stadium kanker payudara sebagai panduan pengobatan, penilaian pengobatan dan menentukan kemungkinan kesembuhan pada pasien.

Staging kanker payudara menurut American Joint Committee on Cancer:

  • Stadium 0: sel-sel kanker berada pada tempatnya di dalam jaringan payudara yang normal.
  • Stadium I: Tumor dengan garis tengah kurang dari 2 cm dan belum menyebar keluar payudara
  • Stadium IIA: Tumor dengan garis tengah 2-5 cm dan belum menyebar ke kelenjar getah bening ketiak atau tumor dengan garis tengah kurang dari 2 cm tetapi sudah menyebar ke kelenjar getah bening ketiak
  • Stadium IIB: Tumor dengan garis tengah lebih besar dari 5 cm dan belum menyebar ke kelenjar getah bening ketiak atau tumor dengan garis tengah 2-5 cm tetapi sudah menyebar ke kelenjar getah bening ketiak
  • Stadium IIIA: Tumor dengan garis tengah kurang dari 5 cm dan sudah menyebar ke kelenjar getah bening ketiak disertai perlengketan satu sama lain atau perlengketah ke struktur lainnya; atau tumor dengan garis tengah lebih dari 5 cm dan sudah menyebar ke kelenjar getah bening ketiak
  • Stadium IIIB: Tumor telah menyusup keluar payudara, yaitu ke dalam kulit payudara atau ke dinding dada atau telah menyebar ke kelenjar getah bening di dalam dinding dada dan tulang dada
  • Stadium IV: Tumor telah menyebar keluar daerah payudara dan dinding dada, misalnya ke hati, tulang atau paru-paru.

Selain penentuan stadium kanker, juga terdapat faktor lain yang memengaruhi jenis pengobatan dan kemungkinan kesembuhan pasien, yaitu:

  • Jenis sel kanker, ditentukan dari hasil biopsi
  • Respon kanker terhadap hormon
    Kanker yang memiliki reseptor estrogen tumbuh secara lebih lambat dan lebih sering ditemukan pada wanita yang telah menopause.
  • Ada atau tidaknya keturunan kanker payudara pada keluarga pasien

Jenis Pengobatan untuk kanker payudara adalah :

  • Pembedahan
  • Radiasi atau terapi penyinaran
  • Kemoterapi dan pemberian obat-obatan untuk menghambat hormon

Setelah operasi, maka terapi penyinaran digunakan membunuh sel-sel kanker di tempat pengangkatan tumor dan daerah sekitarnya, termasuk di kelenjar getah bening.Kemoterapi fungsinya untuk menekan pertumbuhan sel kanker di seluruh tubuh.

Pengobatan untuk kanker payudara pada stadium awal, dimana sel kanker masih terlokalisisr hanya pada jaringan payudara saja dan belum menyebar ke organ lain yaitu:

  • Operasi atau pembedahan dengan mengangkat jaringan payudara sebanyak mungkin yang dicurigai telah terjangkit kanker.

Jenis pembedahan yang dilakukan untuk kanker payudara adalah:

  1. Mastektomi, yang merupakan pilihan utama yaitu operasi untuk pengangkatan seluruh payudara. Ada 3 tehnik untukmastektomi dan akan disesuaikan dengan kondisi sel kanker dan stadiumnya. Setelah pembedahan maka dilakukan terapi penyinaran yang akan sangat mengurangi resiko kambuhnya kanker pada dinding dada atau pada kelenjar getah bening di sekitarnya.
  2. Operasi breast-conserving yaitu hanya mengangkat tumor dan jaringan normal di sekitar payudara. Teknik ini dilakukan bila telah dipastikan bahwa sel kanker hanya berada pada sebagian payudara (terlokalisir) dan belum ada penyebaran ke tempat lain. Ada 3 tehnik dalam Operasi breast-conserving yang disesuaikan dengan stadium dan kondisi kankernya

Rekonstruksi payudara, dapat dilakukan untuk tujuan kosmetik dan psikologi pasien setelah operasi pengangkatan payudara.

  • Rekonstruksi payudara menggunakan implan silikon atau salin atau jaringan yang diambil dari bagian tubuh lainnya. Rekonstruksi bisa dilakukan bersamaan dengan mastektomi atau bisa juga dilakukan di kemudian hari.

Kemoterapi & Obat Penghambat Hormon

  • Kemoterapi dan obat penghambat hormon seringkali diberikan segera setelah pembedahan dan dilanjutkan selama beberapa bulan atau tahun. Pengobatan ini menunda kembalinya kanker dan memperpanjang angka harapan hidup penderita.
  • Pemberian beberapa jenis kemoterapi lebih efektif dibandingkan dengan kemoterapi tunggal. Tetapi tanpa pembedahan maupun penyinaran, obat-obat tersebut tidak dapat menyembuhkan kanker payudara.
  • Efek samping dari kemoterapi bisa berupa mual, lelah, muntah, luka terbuka di mulut yang menimbulkan nyeri atau kerontokan rambut yang sifatnya sementara. Saat ini ada obat yang dapat menghambat muntah pada pasien yang menjalani kemotherapi. Selama beberapa bulan, penderita juga menjadi lebih peka terhadap infeksi dan perdarahan, tapi pada akhirnya efek samping akan menghilang. Setelah pembedahan dapat juga diberikan kombinasi obat penghambat hormon selain khemoterapi yaitu obat Tamoxifen.

Pengobatan untuk kanker payudara pada stadium lanjut, dan telah terjadi penyebaran atau metastasis ke organ lain di luar payudara:

  • Kanker payudara bisa menyebar ke berbagai bagian tubuh. Bagian tubuh yang paling sering dikenai adalah paru-paru, hati, tulang, kelenjar getah bening, otak dan kulit.
  • Tetapi jika kanker hanya ditemukan di tulang, maka dilakukan terapi penyinaran. Terapi penyinaran merupakan pengobatan yang paling efektif untuk kanker tulang dan kanker yang telah menyebar ke otak.

Prognosis atau Ramalan Kesembuhan:

Stadium klinis dari kanker payudara merupakan indikator terbaik untuk menentukan prognosis penyakit ini.
Angka kelangsungan hidup 5 tahun pada penderita kanker payudara yang telah menjalani pengobatan yang sesuai mendekati:

  • 95% untuk stadium 0
  • 88% untuk stadium I
  • 66% untuk stadium II
  • 36% untuk stadium III
  • 7% untuk stadium IV

Untuk saat ini, sebaiknya dipastikan dengan pemeriksaan lengkap Pasien berada dalam stadium mana supaya Dokter dapat menentukan pengobatan yang akan diambil. Sebaiknya sesegera mungkin Pasien dibawa berkonsultasi ke RS Pusat Kanker Nasional Dharmais di Jl. Let. Jend. S Parman Jakarta barat. Bertemu dengan Dokter Bedah Onkologi atau dokter yang ahli menangani kanker payudara. Waktu sangat penting dalam pengobatan ini jadi sebaiknya jangan ditunda lagi.

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Piqray adalah salah satu cara untuk dapat meningkatkan harapan hidup penderita kanker payudara

Piqray, Pilihan Baru untuk Pengobatan Penderita Kanker Payudara Stadium Lanjut

Piqray adalah salah satu obat kanker dengan kemampuan menargetkan secara spesifik pada gen yang mengalami mutasi. Piqray dapat digunakan untuk para penderita kanker payudara stadium lanjut dengan efek sampingnya, piqray dapat mengakibatkan mual, diare, hingga bercak merah pada kulit.