Apa efek jika terlalu sering mengkonsumsi mie instan?

WA Info Penanya: WA, Wanita, 16 Tahun
Assalamu'alaikum dok.. Saya mau tanya apa sajakah efek samping atau akibat jika keseringan mengkonsumsi mie instan ??Syukron,,Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi WA,

Mie instan adalah salah bahan pangan yang mudah ditemui dan digemari. Selain rasa yang enak juga harga dan cara pengolahannya yang mudah. Meskipun demikian jika mie instan dikonsumsi dalam jumlah banyak dan setiap hari memiliki beberapa bahaya bagi kesehatan. 

Bahaya mie instan bagi kesehatan sendiri adalah:

  • Mie instan tinggi kadar garam yang bisa mengakibatkan peningkatan risiko tekanan darah tinggi dan risiko penyakit ginjal dan jantung.
  • Mie instan juga mengandung tertiary butylhydroquinone atau pengawet yang digunakan agar mie instan tidak mudah rusak. Bahan ini bisa memiliki efek pada tubuh seperti gangguan saraf dan risiko keganasan jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau terlalu sering
  • Mengandung MSG atau MNG yaitu penyedap rasa yang bisa memicu sakit kepala dan peningkatan tekanan darah
  • Mie instan juga lebih sulit untuk diolah oleh tubuh sehingga bisa menimbulkan gangguan metabolisme tubuh

Jika ingin makan mie instan baiknya tidak setiap hari, dan juga bisa hindari bumbu yang ada dan meracik bumbu sendiri, bisa juga tambahkan lauk dengan telur atau sayuran dan potongan daging misalnya untuk menambah nutrisi.

Selain itu hindari mengonsumsi mie instan dengan nasi secara bersamaan karena bisa memicu risiko sindrom metabolik karena bisa memicu diabetes dan tekanan darah tinggi. Semoga bermanfaat. 

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Kejang pada masa kehamilan merupakan kondisi serius yang bisa membahayakan ibu dan bayi.

Penanganan Kejang pada Ibu Hamil yang Perlu Anda Ketahui

Kejang selama kehamilan adalah kondisi akibat kenaikan tekanan darah tinggi yang menyebakan kejang. Kondisi ini berbahaya karena pasokan oksigen ke janin alami penurunan.