Dirawat di ICU, tingkat kesadaran 3, detak jantung 130 dipasang selang infus leher dan selang pernafasan

CL Info Penanya: CL, Wanita, 2019 Tahun
dok kk saya sekarang di rawat di icu, dengan tingkat kesadaran 3, gula darah 230, kadar darah 60, dan detak jantung 130. sekarang di pasang selang infus di leher ke jantung, dan selang pernafasan sampai ke paru-paru, bahkan kata dokter disini tubuh kakak saya menolak semua obat2 an yang dikirim kebadannya, dengan kondisi seperti itu apakah keadaan kakak saya sangat buruk, adakah kemungkinan sembuh dan selamat menurut dokter, jika ada berapa persen? trmksh
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore CL

Pada seseorang dengan kondisi kritis serta mengalami penurunan kesadaran berat status koma dibutuhkan bantuan seperti pemasangan alat bantu nafas karena tidak ada nafas spontan atau tidak adekuat, untuk akses obat dan support pompa jantung dan nutrisi diperlukan pemasangan akses infus vena di leher dan obat penopang jantung. Hal tersebut menunjukkan terapi yang diberikan sudah agresif dan cukup baik untuk menunjang kehidupan. 

Untuk kemungkinan selamat dan sembuh tergantung dari respon dan penyakit yang dialami. Tindakan yang diberikan jika sudah sampai penggunaan obat support dan ventilator dianggap sudah maksimal namun seseorang yang berada di ICU bukan dalam keadaan baik baik saja, biasanya segala upaya yang dilakukan di ICU adalah upaya stabilisasi dengan harapan pasien memberikan respon yang baik sambil menunggu penyakit utama membaik. Namun pasien dalam kondisi kritis di ICU bisa saja mengalami penurunan hingga meninggal dunia. 

Saya sarankan agar anda  berkonsultasi lagi mengenai penyakit dan kondisi dokter yang merawat, mengikuti semua saran dokter, memahami kondisi pasien saat ini memang sedang kritis dan berdoa untuk kesembuhan keluarga anda. 

Salam sehat

dr.Zulham

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Perubahan sirkulasi darah dapat menyerang pasien koma pada ibu hamil

Kenali Penyebab-penyebab Pasien Koma pada Ibu Hamil

Koma adalah kondisi hilangnya kesadaran yang dalam. Koma bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi yang berpotensi menimbulkan kerusakan pada otak. Ibu hamil juga berpotensi mengalami koma. Ada dua penyebab pasien koma pada ibu hamil, yaitu stroke dan preeklampsia/eklampsia. Penanganan pertama yang harus dilakukan saat ibu hamil mengalami koma adalah menstabilkan jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi darah.