Digigit lipan sebabkan tetanus benarkah?

SL Info Penanya: SL
Dokter, apakah luka karena digigit lipan bisa sebabkan tetanus? Bagaimana ya dok cara mengobatinya
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam SL

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Lipan atau kerap disebut dengan istilah kelabang merupakan salah satu jenis hewan melata dengan tubuh berbentuk pipih memiliki banyak sendi dan kaki. Hewan ini banyak ditemukan di Indonesia. Gigitan lipan ini biasanya tampak bekas luka bekas gigitan yang memiliki gejala yang ebrbeda-beda tergantung ukuran dari lipan itu sendiri. 

Gejala yang muncul dari gigitan lipan ini beragam mulai dari kemerahan, bengkak, nyeri sampai dengan gejala sistemik yang menyerang tubuh seperti demam, adanya pembengkakan kelenjar getah bening sekitar, mual dan atau muntah, jantung berdebar-debar, sesak napas dan lain sebagainya. 

Luka yang terjadi pada bekas gigitan lipan bila tidak dilakukan perawatan luka dengan baik dan benar, maka dapat memicu berkembangbiaknya bakteri clostridum tetani yang menyebabkan penyakit tetanus. Jika riwayat vaksin tetanus Anda tidak lengkap, maka kondisi ini dapat memperbesar peluang untuk terjadinya penyakit tetanus. 

Untuk itu, apabila terjadi gigitan lipan, sebaiknya segeralah ke dokter terdekat untuk dilakukan pemeriksaan terkait ada atau tidaknya faktor risiko pada diri Anda yang dapat menyebabkan penyakit tetanus. Selain itu, perlunya dilakukan perawatan luka dan pengobatan yang sesuai dengan kondisi luka Anda.

Beberapa saran pertolongan pertama saat terjadi gigitan lipan adalah:

  • Berikan kompres hangat pada sekitar luka
  • Setelah itu, gunakan kompres dingin agar mengurangi pembengkakan pada luka
  • Hindari mengoleskan apapun pada area luka
  • Konsumsi obat pereda nyeri jika diperlukan
  • Segera ke dokter terdekat
  • Pastikan Anda tetap mengonsumsi makanan sehat bergizi
  • Cukupi kebutuhan cairan harian Anda

Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,

 

dr. Dian

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Tetanus neonatorum sering terjadi di negara berkembang akibat persalinan yang kurang steril.

Apa Saja Gejala Tetanus pada Bayi?

Tetanus pada bayi umumnya terjadi akibat proses persalinan yang kurang steril dan ibu yang tidak mendapat vaksin tetanus saat proses kehamilan. Toksin bakteri tetanus banyak ditemukan di tanah dan dapat bertahan selama kurang lebih 40 tahun. Upaya pencegahan yang disarankan adalah pemberian vaksin tetanus pertama saat bayi berusia 6 minggu. Kenali gejala-gejala tetanus sebagai antisipasi.