Bagaimana menangani diare pada anak?

KT Info Penanya: KT, Wanita, 26 Tahun
Anak sy usia 9 bupan sdh 2hari ini bab trus dan tinjanya sperti bola2 kecil tpi sering ini aja sdh 6x. Obatnya apa dok? Dan cra penangananya gmn??
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore KT,

Diare adalah konsistensi kotoran menjadi cair dengan frekuensi BAB lebih dari 2 kali. Diare ini bisa disebabkan oleh infeksi rotavirus, infeksi bakteri atau parasit. Pada infeksi virus akan didapatkan frekuensi BAB lebih sering dibanding dengan infeksi bakteri, sehingga sering menimbulkan ruam kemerahan di dubur akibat terlalu sering diare. Pada infeksi bakteri biasanya diare akan disertai lendir dan darah.

Yang perlu diperhatikan ketika anak diare adalah mencegah terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan.

Yang dapat Anda lakukan untuk mencegah dehidrasi adalah :
  1. Selalu berikan minum setiap anak selesai BAB.
  2. Berikan makanan berkuah seperti sop atau bakso.
  3. Berikan makanan yang lunak seperti bubur, pisang.
  4. Berikan obat dengan kandungan lactobacillus untuk menjaga kesehatan usus.

Perihal anak Anda yang kotorannya seperti bola-bola kecil dengan frekuensi BAB yang sering, kemungkinan anak Anda mengalami sembelit, sehingga kotoran yang keluar tampak bulat-bulat, dan yang keluar sedikit-sedikit yang membuat frekuensinya menjadi lebih sering. Bila konsistensinya tidak cair, maka Anda dapat memberikan sayur dan buah agar kotoran lebih lunak dan bisa lancar.

Bila Anda bingung mengenai kondisi anak Anda, atau tampak anak menangis kesakitan ketika BAB, lemas, maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter anak untuk penanganan lebih lanjut.

Salam sehat,

dr. Vina

 

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Kenali apa itu kimchi dan manfaatnya bagi kesehatan

Apa Itu Kimchi dan Manfaatnya untuk Kesehatan?

Mungkin banyak yang sudah mengenal apa itu kimchi. Salah satu makanan populer asal Korea ini menawarkan berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh. Mulai dari melancarkan pencernaan hingga mengurangi risiko penyakit kanker.