15 May 2021, 22:20Kulit & Kelamin

Apakah keperawanan hanya dilihat dari selaput dara vagina ?

SA
Info Penanya: SA0
jadi bgni ada teman saya yang cerita tentang hubungan seksualnya. Awal mula ia ingin melakukan hubungan intim dengan pcrnya, saat ingin melakukan alat vital pacarya tidak seutuhnya masuk kedalam liang vaginanya ,kemdian alat kelamin si perempuan ini berdrah, seperti 3 tetes dan bisa jadi ia menduga bahwa selaput darhnya belum pecah tpi hanya lecet ,alasannya karena tidak ada tanda" prawannya pecah, dia juga tdak merasakan sakit sama skli, dan seperti hari biasanya ,mnrt doktr apakah dia perawan
180 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Lidya Hapsari
(0)
Selamat pagi, S.Keperawan adalah sesuatu yang penting bagi perempuan namun tidak semua perempuan menjaganya dengan baik. Perempuan bebas memberikan vagina untuk disentuh oleh lelaki yang belum menjadi suaminya, namun mengaku masih perawan.

Apa yang membuat wanita kehilangan keperawanan ?

Jika keperawanan dilihat dari robeknya selaput darah vagina dan terjadi perdarahan saat pertama kali wanita berhubungan intim. Hal tersebut adalah pemahaman yang salah. Anak kecil, belum berhubungan intim, dapat mengalami robek selaput darah karena berbagai faktor antara lain berlari, bermain sepeda, lompat tali, bahkan saat terjatuh.Keperawanan seorang wanita akan hilang saat wanita memberikan vaginanya untuk disentuh oleh lelaki sebelum menikah, walau tidak terjadi hubungan seksual. Teman Anda yang sudah melakukan hubungan seksual dimana penis sempat masuk walau tidak utuh ke vagina, sudah tidak perawan. Selaput darah vagina juga bukan berbentuk balon yang dapat pecah saat berhubungan intim. Bentuk selaput adrah vagina bermacam-macam. Jadi keperawanan seorang wanita hanya dapat diketahui oleh wanita tersebut. Saat ia mampu menahan ransangan seksual dan menjaga diri, maka ia masih dapat perawan hingga waktunya menikah.Minta teman Anda untuk konsultasi ke dokter kandungan saat perdarahan dari vagina tidak kunjung berhenti, nyeri saat berkemih, dan nyeri panggul setelah berhubungan.Semoga bermanfaat.Salam sehat.dr. Lidya Hapsari.
hubungan seks beresikorobekan himen vaginakesehatan vagina
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil