Depresi pada anak

II Info Penanya: II, Pria, 19 Tahun
Jika Anak Les Beladiri Senin Selasa Les Renang Rabu Kamis Les Jumat Sabtu 3jam Apa Akan Membuat Dia Depresi Dan Bagaimana Caranya Biar Anak Tidak Depresi Meski Banyak Les
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, I.


Setiap manusia tidak terkecuali anak akan mengalami hari-hari ketika merasa sedih, kesepian, dan berada dalam mood yang jelek dari waktu ke waktu. Hal ini tidak akan berlangsung lama jika keadaanya normal, dan anak akan ceria lagi pada lain kesempatan. Ketika seorang anak tampak sedih tidak bisa kita artikan sebagai gejala depresi, namun jika kesedihan dan perasaan negatif tersebut menetap atau jika timbul perilaku yang mengganggu aktivitas sosial normal anak, minatnya, sekolah dan kehidupannya di dalam keluarga, maka mungkin saja hal itu mengindikasikan anak mengalami gangguan depresif.

Penyebab Depresi :
1. Faktor biologis
2. Faktor psikososial
3. Faktor genetik

Gejala depresi :
-Afek defresif (sedih, murung)
-Kehilangan minat dan kegembiraan
-Mudah lelah
-Konsentrasi dan perhatian berkurang
-Harga diri dan kepercayaan diri berkurang
-Gagasan tentang rasa bersalah dan tidak berguna
-Pandangan masa depan yang suram dan pesimistik
-Ide bunuh diri
-Tidur terganggu

Setiap anak berbeda responnya terhadap stres dari lingkungan, keluarga ataupun dari dalam diri sendiri. Terkait dengan keluhan anda, untuk mengetahui depresi atau tidaknya anak anda, coba perhatikan apakah ada gejala-gejala depresi seperti di atas. Sebaiknya diskusikan dengan anak anda perihal aktivitas sehari-harinya, kemauannya, harapannya, senang tidaknya menjalani les setiap hari. Dengan begitu anda bisa mencari solusi bersama untuk menghindari terjadinya depresi.

Jika anda menjumpai gejala depresi yang tersebut diatas, sebaiknya konsultasi lebih lanjut dengan psikiater (dokter spesialis kejiwaan).

Salam sehat.
dr. Supiah S

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Bekerja keras dapat melawan depresi merupakan salah satu mitos depresi

Fakta dan Mitos Depresi yang Perlu Diketahui

Banyak mitos depresi yang berkembang di masyarakat tanpa kita ketahui faktanya. Salah satu mitos depresi adalah bekerja keras dapat melawan depresi. Namun, siapa pun dapat depresi merupakan fakta depresi.