Demam pada malam hari anak usia 2 tahun karena apa?

DW Info Penanya: DW, Pria, 30 Tahun
Slmt mlm dok,Hari Selasa kemaren,saya bawa anak saya ke IGD karena takut terdampak virus Corona,tetapi setelah pemeriksaan cuma radang dan dokter beri rujukan untuk ambil darah tp Rabu Kamis anak saya sudah sehat,Jumat pgi badannya kembali demam,batuk dan pilek dan Sabtu kami melakukan cek darah hasil cek lab semua bagus tapi saat ini anak saya demam nya pada malam hari saja.berbahayakah anak usia 2 tahun demam pada malam hari tapi dengan suhu 38.2 tapi sejauh ini anak saya masih ceria dan aktif
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang DW,

Demam adalah kondisi dimana tubuh mengalami peningkatan suhu diatas 37,5 derajat celcius, kondisi ini bisa diketahui dengan mengukur suhu tubuh menggunakan termometer. Demam pada anak sendiri sangat banyak penyebabnya mulai dari infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, infeksi saluran pencernaan dan infeksi organ lain baik karena infeksi bakteri, virus, atau parasit. Selain infeksi, demam juga bisa timbul karena kurang asupan cairan, efek samping obat, peradangan sendi, ataupun karena paparan matahari dalam waktu lama.

Saat ini infeksi COVID-19 atau virus corona memang tengah banyak terjadi di dunia.

Gejalanya memang mirip seperti gejala flu atau infeksi saluran napas lain, mulai dari demam, batuk, pilek, sesak napas, sakit tenggorokan, letih dan lemas. Meskipun begitu tidak berarti jika ada gejala yang sama bisa diindikasikan terdampak virus COVID-19. Salah satu informasi penting adalah ada tidaknya riwayat perjalanan ke daerah terdampak atau kontak dengan orang yang baru saja melakukan perjalanan ke negara atau daerah terdampak. Jika tidak ada dan hasil pemeriksaan menunjukan hasil lain maka bisa bukan merupakan infeksi COVID-19.

Jika demam berlanjut lebih dari 3 hari maka perlu kembali periksakan anak Anda pada dokter spesialis anak untuk dilakukan evaluasi. Penyebab demam sendiri sangat banyak dimana salah satu yang tersering adalah infeksi saluran napas, demam berdarah, demam tifoid, infeksi rotavirus dan lainnya. Jadi untuk membantu mengatasi demam selain mengonsumsi obat yang diberikan juga perlu menjaga asupan cairan anak, berikan makanan bernutrisi, cukup istirahat, menjaga kebersihan diri dan lingkungan salah satunya dengan rajin mencuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas, ukur suhu tubuh anak secara berkala dan juga kembali memeriksakan diri jika sakit berlanjut. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Hantavirus adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh urine maupun kotoran yang keluar dari tikus

Corona Belum Selesai, Hantavirus Mengintai? Jangan Panik Dulu, Ini Faktanya

Hantavirus adalah penyakit yang disebabkan oleh tikus dan hewan pengerat lainnya. Saat ini, penularan antarmanusia sangat jarang terjadi. Sehingga, para ahli berpendapat bahwa kemungkinan hantavirus menjadi wabah baru, tidak terlalu besar.