Adakah data riset mengenai autisme akibat kecandual game online ?

SU Info Penanya: SU, Pria, 22 Tahun
apakah ada data riset mengenai gejala autisme pada umumnya yang sering timbul akibat kecanduan game online
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, T.

Kecanduan game online merupakan permasalahan yang kini banyak ditemukan pada anak yang lahir dan berkembang sebagai generasi Z. Namun demikian, tidak hanya anak dan remaja ternyata dewasa pun dapat mengalami kecanduan tersebut. Melihat fenomena ini, pada ahli mengadakan berbagai riset yang secara garis besar meneliti pengaruh kecanduan game online pada otak dan perilaku seorang individu.

Telah terbukti bahwa terdapat perubahan pada bagian otak tertentu akibat game online, baik cara kerjanya maupun strukturnya. Tidak bisa dipungkiri pula terdapat dampak positif dari video game. Beberapa diantaranya ialah peningkatan fokus serta kemapuan otak untuk menerjemahkan konsep visual dan juga memori.

Namun demikian, sejatinya sesuatu yang berlebihan akan memberikan dampak yang tidak baik. Dalam hal ini, menggunakan game online berlebihan yang kemudian mengakibatkan kecanduan dapat mengganggu fungsi saraf tertentu. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di luar negri, pada otak seorang individu yang mengalami kecanduan pada game online ditemukan adanya gangguan pada kontrol impuls saraf yang sama dengan yang ditemukan pada pasien penderita autisme, sindrom down dan skizofrenia.

Dengan kata lain, riset yang dilakukan di luar negeri tersebut membuktikan adanya hubungan antara kecanduan game online dengan gejala yang menyerupai autisme. Namun demikian, gangguan spektrum autisme (ASD) tetaplah suatu kondisi medis yang berbeda dan umumnya sudah dibawa sejak lahir.

Untuk penjelasan lebih lanjut, Anda dapat berkonsultasi secara langsung dengan Psikolog atau Psikiater.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ. Salam sehat, dr. Rahmita Dewi
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Psikosomatik akibat virus corona terjadi karena kecemasan yang berlebihan

Merasakan Gejala Mirip Virus Corona? Bisa Jadi Gejala Psikosomatik

Psikosomatik akibat virus corona mungkin saja terjadi di tengah pandemi global ini. Rasa khawatir atau cemas yang berlebihan adalah faktor utama yang memicu timbulnya perasaan tersebut.