Dapatkah antibiotik atasi corona?

FF Info Penanya: FF, Wanita
Dok, jika corona memamg mirip dengan influenza mengapa virusnya tidak bisa diberhentikan dengan antibiotik saja?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, FF.

Virus corona adalah virus yang sedang menjadi fokus perhatian di dunia, karena penyebarannya yang cepat dan sudah ditetapkan WHO sebagai pandemi. Penyakit yang disebabkan karena virus corona disebut COVID-19. Penyakit ini menimbulkan gejala di sistem pernapasan, seperti sesak napas, batuk, bersin-bersin, yang disertai dengan demam.

Sedangkan influenza juga disebabkan oleh virus, dengan gejala yang mirip dengan COVID-19, yaitu bersin, pilek, dan terkadang juga disertai demam. Perbedaannya adalah orang yang mengalami COVID-19 akan memiliki riwayat kontak atau perjalanan dengan negara atau wilayah yang terjangkit, sedangkan influenza tidak. 

Terkait pertanyaan Anda, antibiotik adalah jenis obat yang digunakan untuk membunuh bakteri. Virus tidak bisa dibunuh dengan antibiotik. Apabila pemberian antibiotik dilakukan pada penderita COVID-19 atau influenza, hal itu dilakukan untuk pencegahan atau pemberantasan infeksi penyerta.

Walaupun COVID-19 tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik, dan sampai saat ini belum ada vaksin yang resmi, namun penyakit tersebut dapat dicegah dengan langkah berikut:

  • Mencuci tangan secara teratur
  • Mengonsumsi makanan bergizi dan minum air putih yang cukup
  • Rutin berolahraga
  • Istirahat yang cukup dan tidak begadang
  • Menghindari stres sebisa mungkin
  • Menggunakan masker jika sedang sakit
  • Menutup mulut dengan bagian depan siku apabila batuk atau bersin
  • Berkonsultasi ke fasilitas kesehatan rujukan apabila mencurigai diri terkena COVID-19

Terima kasih atas pertanyaan Anda di SehatQ, semoga apa yang disampaikan bermanfaat.

Salam sehat,
dr Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Efektivitas vaksin influenza pada kekebalan tubuh pria masih perlu diteliti lebih lanjut

Vaksin Influenza Kurang Efektif pada Pria, Apa Betul?

Wanita cenderung merespon vaksin influenza lebih signifikan dibandingkan dengan pria. Bukan tidak mungkin temuan ini menjadi inovasi dalam mencegah infeksi flu.