15 Jun 2020, 22:29Psikologi

Pola asuh berlebihan (Hyper Parenting), apa saja dampak nya ?

AI
Info Penanya: AI, Wanita, 22 Tahun
dok, ingin bertanya apa saja dampak negatif yang terjadi pada anak umur 7-12 tahun dalam pendidikan SD dari pola asuh yang berlebihan atau disebut juga dengan hyper parenting dengan mengatasnamakan rasa sayang orang tua terhadap anak?
2950 Views
3 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Rahmita Dewi
(0)
Selamat siang, AIH.Pola asuh berlebih atau yang dikenal juga dengan istilah hyper-parenting adalah tipe pola pengasuhan yang dilakukan berdasarkan keinginan orang tua agar anak mencapai yang terbaik dalam setiap hal atau mengejar kesempurnaan, dengan menerapkan kontrol berlebih pada anak. Menurut penelitian yang dilakukan pada cabang ilmu psikologis dan kejiwaan yang telah dirangkum oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan (KEMDIKBUD), pola ini dinilai lebih banyak memberikan dampak negatif pada anak dibandingkan dengan dampak positifnya.

Berikut beberapa dampak negatif dari pola asuh hyper-parenting pada anak, diantaranya adalah :

  • menjadi kurang percaya diri dan kurang mandiri
  • mudah menyerah atau daya juang yang kurang
  • menjadi pencemas dan kurang terampil bersosialisasi
  • memiliki aspek emosi yang kaku ataupun suit dikendalikan
  • menjadi terlalu penurut dan kurang berinisiatif
  • sulit mengenbangkan kreativitas, bakat dan potensinya
  • anak rentan stres dan depresi
  • rentan menjadi korban bully di sekolah
  • kemampuan berkomunikasi kurang baik
  • selain memberikan dampak pada kesehahan mental dapat pula memberikan dampak pada kesehatan fisik, seperti maag dan sakit kepala karena stres dan kelelahan
  • penurunan kekebalan anak karena biasanya pola ini pun melarang anak untuk bermain diluar dan menjadi terlalu bersih sehingga tidak terbiasa dengan paparan alergin yang sejatinya merupakan pengembangan sistem imun tubuh anak
Pada dasarnya setiap pola pengasuhan memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing yang dapat diatasi dengan mengabungkan nilai-nilai positif dari beberapa pola pengasuhan. Namun demikian karena pola pengasuhan hyper-parenting terbukti telah banyak memberikan dampak negatif maka ada baiknya untuk dihindari.Keterangan lebih lanjut bisa Anda dapatkan secara langsung melalui konsultasi  dengan ahli yakni Psikolog Anak dan Psikiater Anak serta pakar parenting.
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ.
 
Salam sehat,
 
dr. Rahmita Dewi
gaya parentingmembesarkan anakcara mendidik anak
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil