Dada sakit dan terasa panas kenapa ya?

IA Info Penanya: IA, Wanita, 1 Tahun
Assalamu'alaikum Dok..Dok saya mau tanya...akhir - akhir ini dada saya sering sakit..sulit bernafas dok...maaf ya dok..kalau saya mau tidur miring ke kanan payudara saya sakit..terus efek nya ke dada saya sakit. ...Kenapa ya dok....???
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, IA.

 

Rasa tidak nyaman didada dapat meliputi dada terasa nyeri, panas bahkan sesak napas. Hal ini sering sekali dikaitkan dengan penyakit jantung, namun perlu diketahui bahwa ada penyebab lain yang menyerupai keluhan sakit jantung.

Berikut ini merupakan peyebab nyeri dada:

  • Otot, tulang, atau sendi
  • Penyakit jantung koroner, namun biasanya lebih sering dirasakan di dada kiri, menembus ke punggung dan menjalar ke bahu
  • Paru-paru, misalnya efusi pleura atau pleuritis
  • GERD, biasanya disertai dengan mual atau tenggorokan terasa asam
  • Cemas berlebihan, keluhan berupa gugup, jantung berdebar dan keringat dingin
  • Gangguan panik, jantung berdebar, mual, sesak napas, dan keringat dingin

Terkait dengan keluhan yang Anda alami bisa jadi salah satu dari kondisi tersebut diatas, namun untuk memastikannya Anda perlu memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan fisik, penunjang berupa rekam jantung dan usg.

Sementara yang dapat Anda lakukan dirumah adalah:

  1. Beristirahat yang cukup
  2. Jangan lakukan aktivitas berat terlebih dahulu
  3. Konsumsi makanan sehat, kurangi makanan pedas dan berminyak
  4. Minum air putih yang cukup

 

Semoga bermanfaat, terima kasih atas pertanyaan Anda di forum SehatQ.

Salam sehat, 

 

dr. Sri Wulantini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala asal lambung naik yang paling umum terjadi adalah heartburn

Kenali 7 Gejala Asam Lambung Naik agar Bisa Diatasi dengan Tepat

Gejala asam lambung naik atau gastroesophageal reflux disease (GERD) bisa ringan dan parah. Mulai dari heartburn, mulut terasa asam, rasa pahit di belakang mulut, kesulitan menelan, hingga batuk-batuk. Meski tidak bisa disembuhkan, GERD bisa dikendalikan agar tak terus mengganggu penderitanya.