Dada berdebar debar kenapa ya?

AP Info Penanya: AP, Wanita, 23 Tahun
Mau tanya dok, beberapa hari ini saya sering merasakan dada saya tiba2 berdebar debar, bahkan disaat tidur pun sering terjadi. Apa penyebabnya ya dok dan bagaimana cara mengatasinya?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi AP!

Jantung dirasakan berdebar-debar adalah keadaan dimana ketika denyut jantung melebihi nilai normal / bekerja menjadi lebih cepat. Dalam keadaan normal frekuensi denyut jantung yang dirasakan adalah 60-100 kali permenit. 

Jantung yang berdebar-debar dapat disebabkan oleh beberapa hal

  • Stress emosional
  • Olahraga
  • Obat - obatan
  • Penyakit jantung
  • Gangguan hormonal
  • dll.

Jika jantung hanya dirasakan berdebar dalam waktu yang singkat biasanya tidak menimbulkan gejala, namun apabila jantung berdebar-debar dalam waktu yang cukup lama, dapat menimbulkan beberapa gejala lain seperti

  • Pusing
  • Pingsan
  • Sesak nafas
  • Pandangan kabur
  • Nyeri dada
  • dll

Jika Anda sudah merasakan beberapa keluhan diatas dan sangat menganggu aktivitas, segera langsung konsultasi dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan jantung Anda sehingga cepat mendapat penanganan yang optimal. memingat organ jantung merupakan salah satu organ vital tubuh.

Berikut tips untuk mengelola jantung berdebar dirumah sebelum Anda berobat ke dokter :

  • Kelola stress - jaga pikiran, lakukan yoga atau meditasi 
  • Menghindari makanan dan minuman yang mempengaruhi jantung seperti kafein, alkohol, minuman berenergi
  • Berhenti merokok
  • Olahraga teratur

Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Ramadhan Harya

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Perasaan deg-degan yang Anda rasakan, sesaat sebelum bungee jumping, dikarenakan oleh hormon adrenalin.

Berkenalan dengan Hormon Adrenalin: “Teman Setia” Para Pencinta Tantangan

Pernahkah Anda merasa deg-degan saat dihadapkan dengan situasi menantang atau menakutkan? Hormon adrenalin adalah pemicunya. Mari kenali hormon yang menjadi “teman setia” para pencinta tantangan ini.