Apakah gejala virus corona selalu diawali demam?

SJ Info Penanya: SJ, Wanita, 1 Tahun
Apakah gejala virus corona itu selalu diawali demam ?adakah kemungkinan gejalanya hanya diawali dgn batuk dan sakit tenggorokan?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang SJ

Virus corona atau COVID-19 adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan sehingga bisa menimbulkan gejala seperti batuk, nyeri tenggorokan, nyeri badan, sesak, demam dan lainnya.

Untuk gejala awal sendiri bisa berbeda-beda pada tiap orangnya, tidak selalu diawali demam atau nyeri tenggorokan duluan. Bisa diawali demam sebagai tanda tubuh melakukan perlawanan, ataupun bisa demam tidak disadari karena misalnya berada di ruangan yang sejuk, banyak minum air putih sehingga merasakan gejala yang duluan batuk dan sakit tenggorokannya.

Selain itu perlu waspada terhadap infeksi corona apabila ada riwayat bepergian ke daerah yang terdampak infeksi corona ataupun kontak dengan orang yang baru bepergian dari lokasi yang terdampak infeksi corona ataupun orang dalam pengawasan yang diduga kontak dengan virus corona. Tetap waspada tetapi jangan panik. 

Lakukan upaya pencegahan dari virus corona.

Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah:

  • Menerapkan pola hidup bersih dan sehat
  • Rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalair, baik sebelum dan setelah beraktivitas, makan, dan terutama sebelum menyentuh wajah
  • Hindari menyentuh mulut, hidung dan mata jika belum mencuci tangan
  • Gunakan masker jika sedang sakit terutama batuk dan bersin, tetapi jika sehat tidak disarankan menggunakan masker kecuali merawat orang sakit dan tenaga kesehatan
  • Bila mengalami batuk, pilek, dan sesak bisa periksakan diri pada fasilitas kesehatan
  • Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bernutrisi, cukup istirahat dan olahraga teratur.
  • Bersihkan juga benda-benda yang sering di pegang seperti handphone terutama jika sering berada di tempat umum

Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

HIV tidak bisa disembuhkan tapi ada cara mengobati HIV untuk memperbaiki kualitas hidup penderitanya

Memahami Cara Mengobati HIV Lewat Terapi Antiretroviral

HIV tidak ada obatnya, tapi ada cara mengobati HIV untuk menekan jumlah virus agar Anda terhindar dari infeksi berbahaya serta mencegah penularan kepada orang lain.