Corona ditetapkan WHO sebagai pandemi. Apa maksudnya?

IS Info Penanya: IS
Dokter, menurut kabar yang beredar virus corona kini sudah ditetapkan menjadi pandemi. Apakah itu maksudnya berbahaya?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang IS,

Pandemi adalah kondisi dimana suatu penyakit menyebar di wilayah yang luas dalam hal ini diseluruh dunia, dimana kita tahu saat ini infeksi virus corona sudah menyebar di semua benua dimana ada 151 negara di luar RRT yang terjangkit infeksi COVID-19.

Hingga 17 maret 2020 ada 167.511 kasus positif infeksi COVID-19 diseluruh dunia. Angka kematian oleh kasus ini sendiri sampai saat ini berkisar antara 3-4% dengan total 6.606 kasus kematian. Meskipun begitu angka kesembuhannya sendiri tinggi hampir mencapai 85% di RRT.

Saat ini di Indonesia sendiri sudah ada 172 kasus yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona atau COVID-19. Selain itu masih ada 374 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dimana 194 nya masih dirawat dan 180 orang sudah pulang dan sehat. Ada juga 862 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dimana 302 masih dalam proses pemantauan dan 560 sudah selesai pemantauan dan terbebas dari infeksi COVID-19.

Untuk itu pemerintah sudah menetapkan kondisi ini sebagai kondisi bencana nasional dan diberlakukan sampai tanggal 29 mei 2020. Untuk itu kita sebagai masyarakat perlu melakukan pencegahan agar penyebaran infeksi virus ini bisa dihentikan.

Beberapa cara yang bisa kita lakukan diantaranya adalah:

  • Melakukan social distancing yaitu dengan tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak urgent sesuai anjuran yang diberlakukan pemerintah
  • Hindari keramaian atau berkumpul
  • Melakukan perilaku hidup bersih dan sehat dengan cara rajin mencuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas dengan sabun dan air mengalir
  • Hindari menyentuh hidung, mulut, dan mata jika belum mencuci tangan
  • Menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bernutrisi, olahraga teratur, dan cukup istirahat
  • Bersihkan barang-barang yang banyak dipegang atau terpapar seperti misalnya handphone

Jika mengalami gangguan saluran pernapasan seperti batuk, pilek, sesak atau ada demam perhatikan apakah ada riwayat perjalanan ke daerah terdampak infeksi COVID-19 atau kontak dengan orang yang sedang sakit atau baru pulang dari daerah yang terdampak.

Jika ya bisa periksakan diri pada fasilitas kesehatan yang menjadi rujukan untuk penanganan corona. Gunakan masker ketika ada keluhan saluran napas dan terapkan etika batuk atau bersin yang baik. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Virus corona pertama muncul di Negara Cina (Tiongkok)

Fakta Dampak, Penyebab, dan Gejala Virus Corona yang Wajib Diketahui

Virus corona sendiri terdiri dari berbagai jenis seperti SARS-cov yang menyebabkan severe acute respiratory syndrome (SARS) dan MERS-cov yang menyebabkan Middle-east respiratory syndrome (MERS). Gejala yang biasa muncul adalah demam, batuk, dan sesak napas.