Choreoathetosis, cara penyembuhannya

F Info Penanya: F, Pria, 32 Tahun
Dok, anak saya didiagnosa menderita penyakit Choreoathetosis. Apakah bisa disembuhkan, apa obatnya dan bagaimana cara mengobatinya?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Bapak FB,

Yang dimaksud dengan Chorea adalah gerakan-gerakan di luar kesadaran yang cepat, pendek, menyentak-nyentak, dan berulang-ulang, dimulai pada satu bagian tubuh secara tiba-tiba, tidak dapat diprediksi, dan seringkali berkembang ke bagian tubuh lainnya.

Sedangkan Athetosis merupakan gerakan di luar kesadaran yang lambat, menggeliat, mengalir, dan berkesinambungan.

Choreoathetosis adalah campuran atau bentuk peralihan antara Chorea dan Athetosis, pada pasien yang sama pada waktu yang berbeda atau pada anggota badan yang berbeda.

Choreoathetosis, sebenarnya bukan merupakan penyakit tapi adalah gejala dari kelainan lain, pada pasien yang memiliki gangguan di ganglia basalis (dasar otak). Fungsi ganglia basalis ini adalah untuk memperhalus gerakan-gerakan motorik kasar, sehingga bila terjadi gangguan disini, maka akan terjadi gerakan-gerakan kasar yang tidak terkontrol. Keadaan ini sering terjadi akibat peningkatan kadar Dopamin di otak karena penggunaan obat-obatan atau karena penyakit lain.

Gangguan pergerakan akibat Choreoathetosis, terjadi secara tiba-tiba dan diperburuk dengan stress, adanya tekanan emosional seperti marah dan  kesedihan yang dalam, atau kelelahan fisik. Tapi akan berhenti saat penderita tidur. Untuk itu hindari semua pencetus ini dari penderita.

Untuk Penderita Choreoathetosis, dapat diobati sesuai penyebab terjadinya yaitu bila diakibatkan oleh pemakaian obat maka sebaiknya obat dihentikan atau digantikan dengan golongan obat lainnya.

Bila diakibatkan oleh penyakit lain, maka lakukan pengobatan sampai tuntas terhadap penyakit tsb. Untuk mengendalikan pergerakan yang abnormal ini maka Dokter seringkali dapat memberikan  obat yang fungsinya untuk menghalangi efek dopamin (misalnya obat anti psikosa).

Untuk memperoleh penjelasan dan pemeriksaan lebih lanjut, Bapak dapat mengunjungi Dokter Spesialis Anak, Sub Spesialis Syaraf Anak di Rumah Sakit terdekat di kota tempat tinggal Bapak.

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Salah satu penularan virus gondongan adalah berbagi alat makan

Berbagi Penggunaan Alat Makan Menjadi Penyebab Penularan Virus Gondongan

Gondongan pada anak disebabkan oleh virus gondong atau Rubalavirus. Virus tersebut yang menyebabkan kelenjar membengkak dan pipi anak terlihat membesar. Penularan virus gondongan terjadi sama seperti pilek dan flu, yaitu melalui air liur. Anak Anda juga dapat terkena gondongan apabila berbagi peralatan makan dengan orang yang terinfeksi. Jika sudah terinfeksi, anak Anda disarankan tidak pergi ke luar rumah untuk menghindari terjadinya penyebaran infeksi kepada orang lain.