02 Jan 2020, 12:26Kulit & Kelamin

Cara mengobati radang vagina

RZ
Info Penanya: RZ, Pria, 19 Tahun
Hi dok, ingin tanya gimana perawatan untuk radang vagina? di aku kenapa tidak ada keputihan? baca di internet biasanya disertai keputihan. apakah ini penyakit yang berbahaya? tolong infonya dok terima kasih
41276 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Rahmita Dewi
(0)
Selamat siang, I.Terimakasih atas pertanyaan Anda.Radang vagina atau yang disebut dengan vaginitis adalah keadaan peradangan pada vagina yang umumnya disebabkan oleh infeksi dan dapat menimbulkan gejala gatal, nyeri, dan keputihan. Vaginitis biasanya terjadi ketika adanya perubahan keseimbangan dari bakteri baik di vagina dan adanya mikroorganisme penyebab infeksi seperti bakteri, jamur dan parasit. Selain itu, gangguan pada hormon dan penyakit kulit pun dapat menyebabkan vaginitis.

Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya radang pada vagina diantanya adalah :

  • penggunaan obat-obatan tertentu seperti antibiotik atau obat golongan steroid
  • penggunaan produk cairan pembersih kewanitaan, semprotan atau deodorant vagina
  • menggunakan pakaian dalam yang ketat dan tidak menyerap keringat
  • penyakit diabetes yang tidak terkontrol
  • aktivitas seksual
Terkait dengan pertanyaan dan keluhan yang Anda alami, gejala dari vaginitis ini dapat berbeda pada setiap penderita, gejala tersebut meliputi gatal dan iritasi, kemerahan, perubahan warna, aroma maupun jumlah dari cairan vagina (keputihan yang abnormal), sakit saat berkemih, hingga perdarahan atau bercak darah pada vagina. Setiap penderita dapat merasakan gejala yang berbeda sesuai dengan penyebab dari radang yang diderita, adapun beberapa tipe vaginitis yang sering dijumpai yaitu, vaginosis bakterialis, infeksi jamur, dan trikomoniasis. Kondisi ini dapat berkisar dari kelainan yang ringan hingga yang lebih berat, namun umumnya keadaan ini tidak terlalu berbahaya jika bukan disebabkan oleh gangguan alat reproduksi wanita yang lebih dalam atau bersifat ganas.Umumnya apabila ada gejala keputihan yang abnormal, karakteristik perubahan cairan vagina tersebut dapat mengindikasikan kelainan yang menyebabkan vaginitis. Namun karena pada Anda tidak terdapat gejala tersebut, sebaiknya segeralah periksakan kondisi Anda untuk mencegah timbulnya komplikasi dan perburukan gejala.Mengenai pengobatannya, terlebih dahulu perlu untuk diketahui secara akurat faktor penyebabnya, karena setiap pengobatan akan berbeda tergantung dari penyebabnya, sebagi contoh, infeksi jamur perlu untuk diobati denngan anti jamur yang dimasukan ke bagian vagina dan pada kasus yang lebih parah, mungkin perlu untuk disertai dengan konsumsi anti jamur oral. Sedangkan pada infeksi bakteri, perlu diobati dengan antibiotik.Untuk sementara, Anda dapat mengompres hangat bagian yang gatal, hindari faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko radang vagina seperti yang telah dibahas diatas, serta cobalah untuk menggunakan air rebusan daun sirih untuk membasuh vagina. Apabila keluhan tidak kunjung membaik Anda dapat memeriksakan diri Anda secara langsung ke dokter Spesialis Kulit dan Kelamin.Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan SehatQ.Salam sehat,dr. Rahmita Dewi
kelamin perempuanvaginitisvulvovaginitis
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil