Cara menghilangkan keputihan dan perawatan yang harus dilakukan?

YA Info Penanya: YA, Wanita, 2019 Tahun
Dok saya ingin brtanya cara menghilangkam keputihan apakah haruss prewatan atau ada obat tertentu atau ada yg haruss di terapi atau bagaimana
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Siang, Y.

 

Untuk  menghilangkan keputihan itu tergantung dari penyebabnya ya, berikut penyebab keputihan yang tersering dialami :

- Vaginosis bakterialis : Keputihan ini disebabkan oleh infeksi bakteri. Gejalanya berupa keputihan yang disertai bau busuk. Wanita yang memiliki banyak pasangan seksual memiliki peningkatan risiko terhadap infeksi ini.

- Trikomoniasis : Keputihan yang disebabkan oleh protoza atau organisme bersel tunggal. Infeksi ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual dan pemakaian handuk bersamaan. Gejalanya berupa keputihan yang berwarna kuning atau hijau, gatal, dan disertai bau busuk

- Infeksi jamur : Infeksi ini menghasilkan cairan putih seperti keju, gatal, dan rasa seperti terbakar pada vagina. Hal-hal yang dapat meningkatkan infeksi jamur adalah stres, pemakaian pil KB, kehamilan, dan infeksi menular seksual.

 

Penyebab keputihan lainnya adalah infeksi menular seksual, hal ini didapatkan dari sering bergonta-ganti pasangan seksual atau tertular dari pasangan yang sering bergonta-ganti pasangan ketika berhubungan intim. Apa saja penyebab keputihan penyebab infeksi menular seksual:

  • Gonore : Gejala yang dialami adalah keluar cairan dari vagina, cairan kekuningan atau kehijauan, nyeri ketika buang air kecil dan sering bolak-balik untuk buang air kecil, munculnya flek darah, dan nyeri ketika berhubungan intim.
  • HSV / Herpes simplex virus tipe 2 : Virus herpes yang mengenai kelamin akan menyebabkan keluhan berupa gatal pada kelamin hingga bokong, adanya bintil kecil pada area vagina, nyeri saat buang air kecil, nyeri otot, demam, keputihan yang berbau.
  • Klamidia : Adalah infeksi karena bakteri dengan gejala yaitu keluarnya cairan yang berbau, adanya darah diluar masa haid anda, nyeri di perut bawah dan demam, nyeri saat berhubungan intim, terasa nyeri ketika berhubungan seksual, panas dan gatal di vagina, dan nyeri ketika buang air kecil.

Saya sarankan anda ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengatasinya ya.

 

Berikut tips untuk anda:

- Komunikasikan dengan pasangan seksual anda perihal keputihan yang dialami

- Gunakan celana dalam berbahan katun

- Hindari penggunaan sabun cuci vagina

- Jangan gunakan celana terlalu ketat

- Ganti celana dalam 2-3 kali sehari 

- Basuh area kelamin dari depan ke belakang setelah BAB dan BAK

- Tidak memakai panty liner atau pembalut karena menghambat sirkulasi udara dan dapat menjadi tempat berkembangnya kuman

- Hindari stress dan istirahat cukup

- Bila keputihan disebabkan oleh alergi, segera hentikan pemakaian bahan penyebab alergi 

 

Dokter spesialis kulit dan kelamin akan melakukan pemeriksaan langsung terhadap anda,kemudian akan melakukan pemeriksaan terhadap keputihan tersebut. 

 

Jika keputihan tidak kunjung hilang, berbau dan menyebabkan kemerahan pada area kelamin maka segeralah ke UGD ya.

Salam sehat

dr. Karlina Lestari

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Keputihan bisa menandakan bahwa akan menstruasi atau mengawali kehamilan

Ini Bedanya Keputihan Tanda Hamil dan Keputihan Haid

Keputihan terjadi bukan hanya menjelang menstruasi, tapi juga kehamilan. Meskipun keduanya termasuk dalam golongan keputihan, namun terdapat karakteristik yang berbeda dari kondisi ini. Kenali 3 tanda ini agar Anda bisa membedakannya.