Cara Mengetahui Gejala Awal Pengidap Virus HIV

LD Info Penanya: LD, Wanita, 24 Tahun
Selamat sore Dokter,Ingin bertanya, bagaimana cara mengetahui gejala awal pengidap HIV? Ada teman saya yang melakukan hubungan dengan wanita di luar, lalu seminggu setelahnya dia terkena flu, setelah beberapa minggu datang lagi gejala pusing, sariawan dan lidah putih. Apakah itu pertanda dia terkena virus HIV? Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Salam sehat Ibu LD,

HIV terutama menyebar melalui seks atau penggunaan jarum. Hanya beberapa cairan tubuh yang dapat menularkan HIV yaitu :

  • Darah
  • Air mani (sperma)
  • Pre-ejaculate (cairan yang dikeluarkan oleh penis selama gairah)
  • Cairan vagina
  • Mukosa rektal
  • ASI

Cairan-cairan ini  harus bersentuhan dengan selaput lendir (seperti pada organ seks), jaringan yang rusak, atau aliran darah dan menginfeksi orang lain. Infeksi tidak terjadi melalui jabat tangan, atau dudukan toilet karena virus akan segera mati setelah berada diluar tubuh.

Kebanyakan orang tidak tahu kapan mereka tertular HIV. Namun, sekitar sepertiga orang melaporkan gejala mirip flu sekitar waktu mereka terinfeksi.

Gejala awal meliputi:

  • Sakit kepala, Demam, Kelelahan, Sakit tenggorokan
  • Kelenjar getah bening yang membengkak
  • Ruam merah di kulit yang tidak gatal

Gejala-gejala ini, akan  berlangsung hingga beberapa minggu, dan mirip gejala infeksi virus lain.

Infeksi HIV memiliki tiga tahap, yang pertama adalah gejala mirip flu, meskipun kebanyakan orang tidak melaporkan gejala sama sekali. Kemudian virus itu nampak tidak aktif.

Ini adalah tahap kedua, yang bisa bertahan selama satu dekade. Pada tahap ketiga, kadar T-sel akan turun sangat rendah sehingga Pasien dapat mengembangkan penyakit yang mengancam jiwa, termasuk sarkoma Kaposi (kanker kulit), beberapa jenis pneumonia, dan infeksi "oportunistik" lainnya. Tahap ketiga ini dapat dicegah dengan pengobatan dini untuk HIV.

 

Siapa saja yang beresiko tertular HIV ?

  • Laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-lak
  • Orang yang menyuntikkan narkoba
  • Yang berganti – ganti pasangan seks
  • Pengidap penyakit menular seksual

Tes antibodi HIV hendaknya dilakukan 3 sampai 6 bulan setelah melakukan tindakan berisiko tertular HIV. Bila hasil tes antibodi HIV negatif, maka dianjurkan untuk melakukan tes kembali setelah 3 bulan.

  • Tes antibodi HIV dilakukan dengan menggunakan 3 metode pemeriksaan (ELISA atau EIA) yang memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang berbeda.
  • Bila hasil tes ELISA atau EIA positif, maka perlu dikonfirmasi dengan metode lain yang memiliki spesifitas yang sangat tinggi yaitu Western Blot.
  • Hasil positif dilaporkan setelah konfirmasi dengan metode Western Blot menunjukkan hasil positif.
  • Jika hasil tes antibodi HIV meragukan (intermediate), perlu dilakukan tes ulang setelah rentang waktu 2 minggu sesuai prosedur tertentu.

Hasil tes HIV positif menunjukkan adanya antibodi terhadap HIV di dalam tubuh seseorang, artinya orang tersebut pernah terinfeksi HIV. Bukan berarti orang tersebut menderita AIDS. Dengan pengobatan yang menghambat perkembangan virus yaitu minum ARV secara teratur maka AIDS dapat dicegah dan Pasien dapat hidup secara berkualitas.

Sebelum (pra) dan sesudah (pasca) melakukan tes HIV sangat dianjurkan melakukan konseling dengan dokter atau konselor  AIDS yang terlatih.

Salam Sehat

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

otak beku saat memakan es krim terlalu cepat

Makan Es Krim Sebabkan Otak Beku, Mengapa Bisa Demikian?

Menikmati es krim, terutama saat cuaca sedang panas-panasnya, mungkin terasa sangat menyenangkan dan memuaskan dahaga. Meski demikian, ada satu hal yang mengganggu saat menyantap es krim, yakni Anda mengalami “otak beku” (brain freeze).