Cara mengatasi ejakulasi dini

SB Info Penanya: SB, Pria, 2019 Tahun
Bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi SB,

Saya dr. Anugerah akan menjawab pertanyaan dari Anda

Ejakulasi dini adalah suatu pengeluaran sperma oleh laki-laki terlalu cepat ( kurang dari 10 detik) saat berhubungan. Ejakulasi merupakan masalah yang sering dikeluhkan oleh kaum laki-laki. karena terlalu cepatnya sperma yang keluar dan ketidak puasan dari laki-kali dan pasangannya.

penyebab ejakulasi dini yaitu:

  1. gangguan hormonal.Faktor hormonal mempengaruhi ejakulasi dini seperti kegemukan atau terlalu kurus
  2. Stress berat. Faktor stress mempengaruhi seseorang terjadinya ejakulasi dini
  3. Penyakit metabolisme. Penyakit metabolisme seperti kencing manis mempengaruhi seseorang menjadi ejakulasi dini bahkan impoten
  4. gangguna prostat. Gangguan prostat seperti pembesaran prostat juga mempengaruhi terjadinya ejakulasi dini
  5. usia tua. Usia diatas 45 tahun mempengaruhi kwalitas sperma dan bisa terjadinya ejakulasi dini

Saya menyarankan Anda sebaiknya:

  • Rajin olahraga rutin seperti jogging, bersepeda atau berenang
  • kurangi stress berat dan istirahat yang cukup
  • Buat tubuh menjadi ideal, jangan terlalu gemuk atau terlalu kurus
  • banyak konsumsi buah dan sayuran
  • konseling atau konsultasi ke psikiater dan dokter spesialis andrologi

Jika keluhan ejakulasi dini terus Anda rasakan. sebaiknya Anda periksakan ke spesialis andrologi. agar mengetahui pasti penyebab ejakulasi dini Anda

Anda juga bisa membaca artikel tentang ejakulasi dini di tautan ini.

Semoga bermanfaat

Salam sehat,

dr. Anugerah 

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Tips seks tahan lama yang bisa diterapkan, seperti konsumsi makanan dengan mineral seng, serta menggunakan kondom

10 Tips Seks Tahan Lama untuk Membakar Malam Anda dengan Pasangan

Seks tidak tahan lama, akibat ejakulasi dini, atau stamina tidak optimal, menjadi masalah yang kerap dialami pria. Seks yang tidak tahan lama sering membuat para pria stres, karena tidak dapat memuaskan pasangan mereka.