Cara menangani kram perut atau dismenore saat menstruasi

W Info Penanya: W, Pria, 30 Tahun
Selamat Pagi Dokter,Kenapa bila saya menstruasi, kram perut terasa sangat sakit sampai tidak sanggup beraktivitas, bahkan sulit untuk berdiri atau jalan. Terkadang masa haid hanya 4 hari, di sisi lain ada penyakit maag, itu juga membuat saya tidak berdaya. Makan atau tidak, akan tetap nyeri hampir setiap hari. Jika maag sedang kambuh sudah tidak karuan rasanya, Dokter. Terima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Salam sehat Ibu W,

Kram saat menstruasi adalah kondisi umum yang dialami wanita, bisa dialami saat sebelum menstruasi atau selama masa menstruasi. Banyak wanita yang mengalami kram menstruasi ini hampir setiap bulan pada periode menstruasinya. Kram dialami di perut bawah dan punggung, dari ringan sampai berat. Umumnya terjadi satu atau dua tahun setelah menarche (haid pertama kali) dan akan berkurang dengan bertambahnya usia wanita, bahkan hilang saat wanita melahirkan anak pertama. Kram menstruasi ini dikenal dengan nama Dysmenorhoe.

 

Gejala Dysmenorhoe adalah :

  • Sakit di perut bawah dari sedang sampai berat
  • Terasa seperti ada tekanan di perut
  • Nyeri di pinggul, punggung bagian bawah, dan paha bagian dalam
  • Ketika kram parah, gejala dapat meliputi gangguan perut disertai muntah dan diare

Kram menstruasi terjadi karena kontraksi di rahim, atau otot rahim. Jika kontraksi otot terlalu kuat selama siklus menstruasi, itu dapat menekan pembuluh darah di dekatnya. Ini secara singkat memotong pasokan oksigen ke rahim. Kurangnya oksigen inilah yang menyebabkan rasa sakit dan kram.

Apa yang harus dilakukan :

    1. Jika Ibu mengalami kram menstruasi ringan, minum pereda nyeri yang dapat dibeli bebas.  Untuk hasil terbaik Ibu harus minum obat-obatan ini saat menstruasi atau saat kram dimulai.
    2. Tempatkan bantal pemanas atau botol air panas di punggung bawah atau perut. Mandi air hangat juga bisa membantu.
    3. Istirahat saat dibutuhkan.
    4. Hindari makanan yang mengandung kafein dan garam.
    5. Tidak merokok atau minum alkohol.
    6. Pijat punggung bawah dan perut.

Wanita yang berolahraga secara teratur sering mengalami nyeri haid yang lebih sedikit. Untuk membantu mencegah kram, lakukan olahraga sebagai bagian dari rutinitas mingguan Anda.

Dysmenore sekunder :

Dismenore primer berarti bahwa kram perut disebabkan oleh siklus menstruasi yang Ibu alami.

Dismenore sekunder adalah istilah yang mungkin digunakan Dokter jika ada masalah di organ reproduksi, penyebabnya adalah :

    • Endometriosis adalah suatu kondisi di mana jaringan yang melapisi rahim (endometrium) ditemukan di luar rahim.
    • Penyakit radang panggul (PID) adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang dimulai di rahim dan dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya.
    • Stenosis (penyempitan) dari leher rahim, yang merupakan bagian bawah rahim, dapat disebabkan oleh jaringan parut, serta kurangnya estrogen setelah menopause.
    • Dinding bagian dalam rahim mungkin memiliki fibroid (myoma uteri).

 

Ibu disarankan untuk mengunjungi Dokter bila :

  1. Kram menstruasi berlangsung 2 atau 3 hari dan tidak berkurang walaupun sudah melakukan cara-cara diatas
  2. Bila menggunakan penghilang sakit yang dijual bebas tidak membantu maka Ibu memerlukan Resep Dokter untuk pemberian obat penghilang sakit lain atau obat hormonal seperti Pil KB

 

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Divertikulitis dapat dicegah dengan mengonsumsi serat yang cukup

Divertikulitis, Penyakit Pencernaan yang Bisa Dicegah

Divertikulitis adalah penyakit sistem pencernaan berupa peradangan pada kantung yang menggelembung di usus besar (divertikula). Penyakit ini dapat dicegah dengan mengonsumsi serat yang cukup dan minum air secara teratur.