Cairan vagina berwarna kuning, tekstur kental dan kadang bau khas

Y Info Penanya: Y, Wanita, 2019 Tahun
Dok saya usia 25 tahun, saya mau tanya kok cairan vagina saya sering berwarna kuning, terkstur kental, dan kadang bau sngat khas. Tapi tidak keluar banyak dan tidak merasakan sakit. Tidak pernah berganti pasangan. Saya sudah pernah periksa dan diberi obat yg dimasukan. Lalu apakah sering menahan kencing itu ada hubungannya? Pemeriksaan apa yg harus saya lakukan? Terimakasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang Y,

Adanya cairan vagina merupakan sesuatu yang normal tetapi jika cairan tersebut berubah warna, berubah konsistensinya, ataupun disertai gejala lain seperti timbul aroma khas, nyeri perut, nyeri saat berkemih, dan gejala lain maka dapat merupakan keputihan yang tidak normal. Keputihan tidak normal sendiri dapat disebabkan infeksi bakteri, infeksi jamur, parasit ataupun penyakit menular seksual.

Untuk memastikannya perlu dilakukan pemeriksaan pada dokter. Pemeriksaan sendiri diantaranya adalah pemeriksaan fisik dan penunjang seperti tes urine, cek sampel cairan vagina, papsmear, dan pemeriksaan lain yang diperlukan. Pengobatan sendiri nantinya akan diberikan sesuai dengan penyebabnya seperti pemberian obat antijamur jika penyebab keputihan adalah infeksi jamur dan obat antibiotik jika penyebabnya infeksi bakteri.

Untuk itu perlu dilakukan upaya menjaga kebersihan organ intim, hindari penggunaan sabun khusus yang dapat membuat kondisi vagina tidak seimbang dan memicu pertumbuhan mikroorganisme, rutin mengganti pakaian dan pakaian dalam, dan membilas kemaluan dengan arah yang benar setelah buang air. Kebiasaan menahan keinginan berkemih sendiri dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ketidakseimbangan hormon menjadi salah satu pemicu kandidiasis vagina

Kandidiasis Vagina Penyebab Iritasi Vagina, Benarkah Demikian?

Kandidiasis vagina adalah infeksi jamur pada vagina yang dapat menyebabkan terjadinya iritasi vagina. Iritasi vagina merupakan gejala umum kandidiasis vagina. Langkah pencegahannya adalah bersihkan area genital luar secara teratur dengan air.