Terkena cairan bening tanpa penetrasi, apakah bisa hamil ?

H Info Penanya: H
Selamat malam dok..Saya mau tanya bagaimana kalau vagina terkena cairan bening sedang sebelumnya belum perna / lebih dari satu hari dari ejakulasi terakhir sedang penis tidak melakukan penetrasi dan vagina masi perawan, apa hal tersebut bisa menyebabkan kehamilan ? Brp persen kemungkinannya ? Terimakasih dok..
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, H.

Penetrasi adalah peristiwa masuknya penis (alat kelamin pria) pada vagina (alat kelamin wanita) saat proses berhubungan seksual. Penetrasi yang dilakukan secara konstan akan mencapai keadaan ejakulasi atau pengeluaran sperma pada pria. Ejakulasi sendiri dapat terjadi di dalam maupun di luar vagina. 

Mengenai pertanyaan Anda tentang cairan bening yang mengenai vagina, perlu terlebih dahulu diketahui, apakah yang Anda maksudkan cairan semen yang menyertai pengeluaran sperma ? ataukah cairan pra-ejalukasi atau precum ? Keduanya dapat mengandung sperma dan dapat masuk kedalam vagina jika pengeluarannya terletak sangat dekat atau bahkan di daerah lubang vagina itu sendiri. Namun demikian, apabila tidak terjadi penetrasi, umumnya peluang kehamilan sangat kecil kendati tidak dapat dijabarkan secara akurat dengan hitungan persentase.

Jika Anda khawatir, apabila terjadi keterlambatan haid, untuk memastikannya Anda dapat melakukan test pack berulang dengan selang waktu satu minggu agar lebih akurat. Berikut terlampir artikel mengenai cara penggunaan test pack yang tepat agar hasil pemeriksaan Anda dapat lebih akurat. Untuk keterangan lebih lanjut, Anda dan pasangan pun dapat berkonsultasi secara langsung dengan dokter Spesialis Kandungan.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan SehatQ. Salam sehat, dr. Rahmita Dewi
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Stunting dapat disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi pada ibu hamil dan anak

Pencegahan Stunting Penting Dilakukan, Ini Caranya

Stunting atau masalah gizi pada anak sangat penting untuk dicegah. Hal itu disebabkan stunting memengaruhi tumbuh kembang anak. Pencegahan stunting dapat dilakukan sejak masa kehamilan dan pemberian asupan nutrisi yang cukup pada anak. Oleh karena itu, stunting dan upaya pencegahannya sangat penting untuk diketahui oleh para wanita yang berencana atau sudah memiliki anak.