Keluar cairan putih dari penis. Bagaimana mengatasinya?

AY Info Penanya: AY, Pria, 25 Tahun
Knpa ya dok burung saya keluar cairan putih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Sore, A

Keluarnya cairan dari kelamin pria dapat disebabkan oleh :

- Gonore : Gonore adalah bakteri yang ditularkan melalui kontak seksual. Gejala yang dapat dialami adalah demam, keluar cairan kekuningan dari alat kelamin, nyeri saat buang air kecil, dan nyeri saat berhubungan seksual.

 - Klamidia : Klamidia adalah nama bakteri yang dapat menyebabkan keluarnya cairan keruh dari ujung penis. Selain itu dapat terjadi pembengkakan penis dan terasa panas, gatal pada lubang penis.

 - Balanitis : Balanitis adalah infeksi pada kelenjar penis, penyebabnya adalah infeksi bakteri, kebersihan yang buruk pada area kelamin, iritasi karena sabun.

 Untuk memastikan kondisi anda, sebaiknya anda ke dokter spesialis kulit dan kelamin yaa agar diperiksa langsung dan mendapatkan penanganan yang sesuai. 

Untuk mengurangi gejala tersebut, saya memiliki beberapa saran :

  1. Hindari berhubungan seksual selama keluarnya cairan dari penis.
  2. Gunakan kondom untuk menghindari penularan
  3. Hindari berganti-ganti pasangan untuk berhubungan intim ya.
  4. Terapkan pola hidup sehat ya seperti makan makanan bergizi, konsumsi sayur dan buah-buahan.
  5. Minum air putih 2L perhari.
  6. Hindari menggunakan obat-obatan tanpa petunjuk dokter ya karena kelamin adalah organ sensitif dimana dalam pengobatannya harus dengan resep dan pantauan dokter.

 Jika mengalami penis bengkak, nyeri, demam maka jangan menunda ke UGD ya.

Salam sehat.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ada banyak fakta dan mitos mengenai penis dan ereksi keras

7 Fakta dan Mitos Ereksi Keras dan Penis yang Mencengangkan

Ada banyak mitos dan fakta terkait penis dan ereksi keras yang beredar di masyarakat. Beberapa fakta seperti sejak bayi, laki-laki dapat mengalami ereksi bahkan sejak janin namun hal tersebut disebabkan karena adanya respons alamiah tubuh bukan stimulus seksual.