Apa beda bronkitis dengan Covid-19?

AR Info Penanya: AR, Wanita, 17 Tahun
Selamat malam,dok saya punya riwayat bronchitis sudah 2tahun dan dulu ngga separah ini sekarang saya lebih sering sesak nafas dan batuk batuk tenggorokan sakit,tapi tidak demam ini kenapa ya dok apa bronchitis saya sudah parah atau saya tertular covid 19 tapi saya tidak pernah berpergian ke luar negri dan juga tidak kontak dengan orang yang terinfeksi covid? Mohon dijawab ya dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam AR,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Bronkitis dan Covid-19 merupakan penyakit yang sama-sama terjadi di saluran pernapasan. Walaupun sama di saluran pernapasan adapun perbedaan dengan Covid-19.

Pada Bronkitis gejala khasnya adalah batuk lama, sesak napas dan sakit tenggorokan. Selain itu faktor yang memperberat sakit bronkitis adalah sering terpapar zat seperti rokok atau debu.

Sedangkan pada Covid-19 gejala yang yang khas adalah demam, batu, pilek dan sesak napas. Dan pada Covid penyebabnya oleh virus dari golongan coronavirus.

Jadi berdasarkan keluhan yang Anda alami kemungkinan bukan mengarah ke Covid. Namun Anda tetap harus waspada dengan tetap mengisolasi diri dirumah selama 14 hari, jangan keluar rumah jika tidak terpaksa, dan jika memang diharuskan keluar rumah sebaiknya menggunakan masker jika di keramaian, tetap menjaga jarak dengan orang lain, selalu menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer.

Jika muncul keluhan seperti gejala Covid-19 sebaiknya segera ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Semoga bermafaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Amylmetacresol adalah kandungan dalam tablet hisap pereda tenggorokan Strepsil

Cek Fakta: Benarkah Amylmetacresol pada Tablet Hisap Bisa Mengobati Covid-19?

Amylmetacresol merupakan kandungan yang digunakan untuk meredakan tenggorokan. Muncul isu bahwa amylmetacresol dalam tablet hisap seperti Strepsil bisa menjadi obat infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Bagaimana faktanya?