Bolehkah konsumsi kopi gula aren pada penderita jantung?

WI Info Penanya: WI, Wanita, 30 Tahun
Dok, ayah saya usia 60 tahun. Beliau punya sakit jantung koroner dan sudah pasang ring 1. Beliau dari kemarin minta dibuatkan kopi gula aren tapi tidak saya buatkan. Apa itu aman dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, WI.

 

Kopi gula aren merupakan salah satu jenis minuman yang sedang tren saat ini. Selain rasa kopinya yang nikmat kopi ini juga gurih dan manis, oleh sebab itu tidak heran jika kopi gula aren sangat digemari oleh semua orang dengan berbagai usia. Namun yang menjadi masalah apakah kopi gula aren aman dikonsumsi untuk orang yang memiliki latar belakang penyakit tertentu contohnya seperti diabetes melitus atau penyakit jantung koroner. 

Kafein pada dasarnya dapat mempengaruhi tekanan darah dan membuat jantung bekerja lebih cepat sehingga dikhawatirkan penderita akan merasakan keluhan berdebar-debar. Sedangkan kandungan gula aren pada kopi akan memberikan efek buruk pada kadar gula darah yang dapat meningkat. Sebenarnya kandungan yang membahayakan bukan dari efek kopinya namun lebih kepada campuran pada kopi tersebut seperti pada gula, krimer, susu tinggi lemak maupun cemilan pendamping kopi.

Terkait dengan pertanyaan Anda, pada dasarnya kopi aman dikonsumsi oleh penderita jantung jika dalam batas yang wajar. Untuk penderita jantung hanya disarankan 1 gelas saja, dan tidak boleh terlalu sering. Sebisa mungkin dibatasi kandungan gula, krimer dan susu tinggi lemaknya. Namun jika dalam mengonsumsi kopi tersebut penderita jantung mengalami gejala berderbar-debar berlebihan ataupun nyeri dada sebaiknya konsultasikan segera ke dokter spesialis jantung ya.

Untuk menjaga agar jantung Anda tetap sehat sebaiknya yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Olahraga teratur minimal 30 menit perhari dengan jogging atau jalan kaki serta senam jantung.
  2. Hindari merokok dan minum alkohol.
  3. Batasi mengonsumsi makanan tinggi gula, tinggi lemak contohnya hindari makanan berminyak atau digoreng.
  4. Minum air putih sesuai takaran yang tepat minimal 2 liter/hari.
  5. Hindari kondisi yang membuat stres berlebihan.
  6. Makan makanan yang sehat dengan memperbanyak buah dan sayur.

 

Semoga bermanfaat.

Salam sehat, 


dr.Sri Wulantini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Tekanan darah tinggi menjadi penyabab gagal jantung ketika pembuluh darah menyempit

Harus Waspada, Tekanan Darah Tinggi dapat Menjadi Penyebab Gagal Jantung

Tekanan darah tinggi atau hipertensi, sebagai salah satu penyebab gagal jantung. Tekanan darah tinggi menjadi penyabab gagal jantung ketika pembuluh darah menyempit.