Kenapa ada benjolan diantara buah zakar?

AR Info Penanya: AR, Pria, 29 Tahun
Kenapa ada bola kecil seperti kelereng di antara biji zakar saya dok?saya baru menyadari nya...umur saya 29 tahun..selama ini blm merasa kan kesakitan...apa kah berbahaya dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang AR,

Benjolan pada area kelamin bisa disebabkan oleh banyak hal dan memang perlu lebih waspada, karena tentunya adanya gangguan akan mempengaruhi kesuburan Anda.

Kemungkinan penyebab benjolan-benjolan pada area kelamin dapat berupa :

  1. Kutil kelamin. Benjolan yang muncul akibat infeksi HPV (Human Papilloma Virus), yang menular saat melakukan hubungan seksual.
  2. Folikulitis. Benjolan di area kelamin yang menyerupai jerawat akibat peradangan pada daerah yang berambut. Hal ini sering timbul ketika tidak sengaja menggaruk dan timbul lecet serta terinfeksi bakteri.
  3. Abses. Benjolan berisi nanah, yang bisa menimbulkan keluhan demam, nyeri, kemerahan pada kulit.
  4. Herpes genital. Penyakit yang terjadi akibat infeksi menular seksual karena sering berganti-ganti pasangan seksual dan berhubungan seksual tanpa menggunakan kondom.

Sementara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi keluhan Anda adalah :

  1. Hindari memencet-mencet benjolan.
  2. Jaga kebersihan kelamin dengan baik, pastikan area kelamin selalu kering.
  3. Kompres benjolan menggunakan air hangat.
  4. Hindari terlalu sering mencukur rambut kelamin.

Bila benjolan semakin besar, timbul nyeri, maka lakukan pemeriksaan ke dokter kulit dan kelamin untuk penanganan lebih lanjut.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Bintil kecil berisi air di bibir sebagai gejala utama herpes simplex

Herpes Simplex: Gejala, Pengobatan, dan Dampak Psikologis yang Perlu Diwaspadai

Herpes simplex adalah virus menular yang infeksinya menyebabkan lepuhan berisi cairan dan luka di sekitar mulut atau daerah kemaluan. Kondisi ini dapat sembuh sendiri tanpa bantuan obat atau terapi, meskipun demikian, peneliti menemukan ada dampak psikologis dari penyakit ini.