Bisul pada kemaluan wanita, apa penyebabnya?

I Info Penanya: I, Wanita, 25 Tahun
dok, hampir setaip haid dan stelah haid, tumbuh seprti bisul dai daerah kewanitaan, dan itu rasa nya sangat nyeri dan terkadang menghambat aktivitas saya, stelah bisulnya matang, dan pecah, itu bau nya seperti bau telur rebus (sangat bau), apakah ini ad indikasi penyakit kelamin atau hanya karena ketidakcocokkan dalam penggunaan pembalut wanita
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore, I.

Bisul adalah benjolan pada kulit yang nyeri, dan biasanya berwarna kekuningan dan berisi nanah. Di daerah kemaluan wanita, bisul bisa disebabkan karena peradangan, infeksi, ataupun reaksi alergi.

Penyebab Bisul

Pada kondisi Anda, perlu dideskripsikan lebih lanjut bagaimana ukuran, jumlah, dan letak bisul yang lebih spesifik. Namun, secara umum, biasanya kondisi ini disebabkan karena:

1. Kista Bartholin

Pada kondisi ini, kelenjar bartholin—kelenjar yang biasanya memproduksi lendir—tersumbat. Benjolan yang disebabkan kista bartholin biasanya berukuran sekitar 1-2 cm, terletak di bibir luar kemaluan.

2. Folikulitis

Benjolan biasanya berjumlah lebih dari satu, berukuran kecil. Folikulitis atau radang folikel biasanya disebabkan karena gesekan pada akar rambut kemaluan, yang menyebabkan timbulnya infeksi.

3. Limfadenitis inguinal

Biasanya terletak di selangkangan, limfadenitis didefinisikan sebagai peradangan kelenjar getah bening. Hal ini disebabkan karena infeksi pada luar atau dalam kemaluan.

4. Infeksi lainnya

Seperti misalnya, infeksi yang terjadi karena kemaluan bergesekan dengan celana dalam yang terlalu ketat, atau bahan pembalut yang menyebabkan alergi.

Untuk sementara, Anda dapat mencoba tips berikut di rumah:

  • Menjaga kebersihan area kemaluan, pastikan mengelap sampai kering setelah cebok, dan rutin mengganti pembalut saat menstruasi
  • Jangan memakai pakaian dalam yang terlalu ketat, sehingga area kemaluan tidak lembab
  • Saat belum pecah, kompres bisul dengan air hangat untuk meringankan nyeri
  • Jangan menyentuh bisul tanpa mencuci tangan terlebih dahulu, dan jangan memecahkannya dengan sengaja
  • Apabila bisul pecah, kompres dengan antiseptik

Tetapi, karena bisul Anda sudah berulang, sebaiknya Anda berkonsultasi kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan secara langsung. Dokter akan melihat bisul di kemaluan Anda, kemudian menentukan penyebabnya, dan memberikan terapi yang tepat.

Terima kasih atas pertanyaan Anda di forum SehatQ. Semoga apa yang disampaikan bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr. Sylvia V

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Bisul dan gangguan kulit lainnya dapat dicegah dengan mengatur pola makan dan mengurangi berat badan

Mengurangi Berat Badan untuk Cegah Bisul dan Masalah Kulit Lainnya

Kegemukan menjadi salah satu faktor risiko munculnya masalah-masalah pada kulit, seperti bisul. Jika butuh alasan lebih untuk mulai mengurangi berat badan, simak deretan masalah kulit yang bakal berkurang dengan menurunnya bobot tubuh berikut ini.