Lepas KB suntik, kapan bisa hamil lagi?

SH Info Penanya: SH, Wanita, 19 Tahun
dokter saya mau nanya, saya menikah di usia 19 tahun,tapi sebelum menikah saya melakukan kb suntik 3 bulan.karena supaya tida langsung punya anak.dan saya hanya berencana kb sekali saja.karena saya pengen hamil setelah ituapakah selepas kb saya bisa langsung bisa hamil?terimakasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, SH.

Suntik adalah salah satu metode kontrasepsi agar program KB (Keluarga Berencana) dapat terlaksana dengan baik. Suntik adalah metode yang seringkali menjadi pilihan pasangan suami istri, karena tergolong praktis dan tidak memasukkan alat apapun ke tubuh. Ada dua jenis suntik, yaitu 1 bulan dan 3 bulan.

Suntik 3 bulan mengandung hormon progesteron sintetik, yang berfungsi mengentalkan lendir rahim dan mencegah pelepasan sel telur. Dengan mekanisme tersebut, kehamilan akan dapat dicegah. Tetapi, karena kandungan hormon tersebut, produksi hormon alami tubuh akan terganggu sehingga timbul beberapa efek samping. 

Berikut adalah efek samping yang biasa dirasakan saat melakukan suntik:

  • Siklus haid yang menjadi tidak teratur
  • Perubahan nafsu makan 
  • Naiknya berat badan
  • Nyeri pada payudara atau bagian tubuh lainnya
  • Gairah seksual yang berubah
  • Produksi lendir vagina yang semakin banyak

Efek samping tersebut bisa bertahan walaupun sudah tidak dilakukan suntik, dari hitungan minggu sampai 24 bulan, hingga hormon alami tubuh normal kembali. Oleh karena itu, apabila Anda menginginkan momongan, lakukan pola hidup sehat agar hormon tubuh lebih mudah kembali seimbang.

Konsumsilah makanan bergizi, cukupi kebutuhan buah, sayur, serta protein; dan jangan lupa imbangi dengan minum air putih yang cukup. Rutinlah bergerak atau berolahraga 30 menit per hari. Lalu, kelola tingkat stres dengan baik, misalnya dengan rutin meditasi atau yoga.

Selain itu, untuk mendukung program hamil, lakukan seks secara rutin 2-3 kali per minggu, tanpa kontrasepsi apapun, ya. Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut terkait kontrasepsi atau kehamilan, Anda juga dapat berkonsultasi ke dokter spesialis kandungan. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Umumnya, kebutuhan vitamin ibu hamil lebih tinggi dibanding mereka yang sedang tidak menjalani kehamilan.

Berbagai Vitamin Ibu Hamil, Mulai dari Asam Folat Hingga Kalsium

Vitamin ibu hamil tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Semua harus sesuai takaran dan seimbang.