Melakukan hubungan intim setelah haid apakah bisa menyebabkan kehamilan?

SK Info Penanya: SK
Dok, jika melakukan hubungan intim setelah 1 - 2 hari selesai haid dan sperma keluar di luar, apakah bisa terjadi kehamilan?? Dan berapa persentase terjadi kehamilan yahh dok???
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, S

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Hubungan intim merupakan salah satu kegiatan seksual yang lazim dilakukan oleh pasangan suami istri, bukan bagi pasangan remaja yang hanya ingin coba-coba untuk sekedar melampiaskan hawa nafsu. Perlu diketahui bahwa kehamilan bisa terjadi apabila terdapat sel sperma yang berhasil masuk melalui vagina dan bertemu dengan sel telur wanita yang kemudian terjadi proses pembuahan.

Selain itu, untuk dapat terjadi kehamilan perlunya dilakukan hubungan intim ketika soerang wanita sedang memasuki masa subur. Masa subur seorang wanita bisa diketahui, jika wanita tersebut mengetahui siklus haidnya. Sebagai contoh, bila siklus haid seorang wanita adalah 28 hari maka dapat dihitung kemungkinan masa subur dari wanita ersebut adalah sekitar 2 minggu sebelum mengalami masa haidnya kembali.

Terkait dengan apa yang Anda tanyakan, apabila melakukan hubungan intim setelah 2 hari selesai haid maka kemungkian tidak sedang dalam masa subur. Selain itu, tidak dilakukan ejakulasi di dalam vagina, sehingga kecil kemungkinan untuk terjadi pembuahan yang menyebabkan kehamilan. Namun,  untuk memastikannya bila siklus haid pasangan Anda mengalami keterlambatan pada bulan berikutnya, bisa melakukan tes kehamilan secara mandiri untuk mendeteksi adanya kehamilan atau tidak.

Hindari melakukan hubungan seksual bila merasa belum siap terjadi kehamilan, hindari begonta-ganti pasangan seksual, konsumsi makanan sehat dan bergizi, periksakan ke dokter spesialis kandungan bila terdapat keluhan.

Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,

 

dr. Dian

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Pengaruh usia pada kehamilan ditunjukkan dengan keadaan fisik dan mental yang berbeda pada kehamilan

Perbedaan Menjalani Kehamilan di Usia 20, 30, dan 40-an

Pengaruh usia pada kehamilan ditunjukkan dengan keadaan fisik dan mental yang berbeda pada kehamilan di usia 20-an, 30-an, dan 40an.