Penetrasi tanpa ejakulasi, bisakah hamil?

N Info Penanya: N, Wanita, 1 Tahun
Dok saya mau tanya. Jika berhubungan sex lalu tidak keluar di dalam tapi si jenis kelamin laki laki itu hanya masuk. Apakah tidak akan terjadi apa apa dok? Apakah akan baik baik saja ?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, N

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Penetrasi adalah suatu tindakan saat melakukan hubungan seksual dimana memasukkan penis kedalam vagina seorang wanita. Untuk bisa terjadi kehamilan, perlu adanya sel sperma pria bertemu dengan sel telur wanita. Oleh karena itu, tindakan penetrasi dan ejakulasi yang dilakukan dalam vagina wanita dapat membantu terjadinya kehamilan. 

Perlu diketahui bahwa sebanyak apapun sel sperma yang dikeluarkan oleh pria, cukup dengan 1 sel sperma saja yang membuahi sel telur wanita maka bisa terjadi kehamilan. Saat dilakukan penetrasi, walaupun tidak dilakukan ejakulasi di dalam vagina namun bisa saja terdapat cairan pra ejakulasi pria saat melakukan penetrasi tersebut mengandung sperma.

Terkait dengan apa yang Anda tanyakan, seperti yang sudah disampaikan bahwa bila dilakukan penetrasi memungkinkan terjadinya kehamilan saat pria mengeluarkan cairan pre ejakulasi. Karena pada cairan pre ejakulasi pria, bisa terdapat sel sperma. Oleh karena itu, bila siklus haid Anda pada periode berikutnya mengalami keterlambatan lakukanlah tes kehamilan untuk dapat memastikannya.

Tetaplah konsumsi makanan sehat dan bergizi, hindari bergonta-ganti pasangan seksual karena dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit menular seksual, jaga kerbisihan diri dan lingkungan sekitar, dan periksalah ke dokter spesialis kandungan bila terdapat keluhan terkait siklus menstruasi ataupun bila Anda berencana menunda kehamilan. 

Semoga bemanfaat.


Salam sehat,

 

dr. Dian

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Mitos keperawanan wanita harus diluruskan

7 Mitos Seputar Keperawanan Wanita yang Bikin Salah Kaprah

Banyak sekali orang yang masih salah kaprah soal keperawanan wanita. Mitos seputar selaput dara, rasa sakit, hingga perdarahan saat malam pertama harus segera diluruskan agar perempuan tidak selalu dijadikan target salah paham.