Berhubungan intim saat hamil tua, berbahayakah?

LH Info Penanya: LH
Dok, saya punya sedikit pertanyaan mengenai berhubungan intim pada kehamilan tua. Apakah ini aman untuk dilakukan? Jika ya apakah adakah hal yang harus diperhatikan saat melakukannya? Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, LH.

Berhubungan intim saat kehamilan adalah sesuatu yang normal. Apalagi, saat hamil, biasanya hormon seorang wanita akan mengalami perubahan, yang membuat keinginan untuk berhubungan intim lebih besar. 

Pada prinsipnya, apabila kehamilan Anda dan posisi janin normal, berhubungan intim saat hamil tua aman untuk dilakukan. Apalagi berhubungan intim memiliki manfaat seperti mengeluarkan hormon kebahagiaan yang membuat ibu tenang dan merasa dicintai. Juga, merelaksasikan otot sehingga tidur lebih nyenyak.

Nah, berikut beberapa hal yang perlu menjadi perhatian:

  • Pilih posisi yang nyaman bagi ibu hamil, seperti women on top atau spooning. Hindari posisi misionaris, karena dapat menekan perut.
  • Lakukan penetrasi pelan-pelan dan tidak terlalu dalam. Biasanya ibu hamil mengalami ketidaknyamanan karena penetrasi yang terlalu dalam.
  • Jangan terlalu sering berhubungan seksual. Satu sampai dua kali seminggu cukup, karena ibu hamil lebih rentan terserang infeksi saluran kemih.

Namun, perlu diingat, Anda sebaiknya tidak melakukan hubungan intim apabila timbul bercak darah setelah penetrasi, atau apabila Anda mengalami placenta previa atau pecah ketuban. Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan, terkait kehamilan Anda.

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda di forum SehatQ, semoga apa yang disampaikan bermanfaat.

Salam sehat,
dr. Sylvia V

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Melahirkan di air dapat mempercepat kelahiran, tetapi tidak lepas dari risiko-risiko tertentu

Ketahui Hal Ini Sebelum Menjalani Persalinan Water Birth

Melahirkan di air (water birth) memiliki banyak manfaat, seperti mempercepat kelahiran dan mengurangi rasa sakit. Namun, jika Anda mengalami dibetes, posisi bayi sungsang, dan infeksi sebaiknya tidak melakukan water birth.