Berbahayakah keramas saat haid?

A Info Penanya: A, Wanita, 22 Tahun
Dok apakah berbahaya jika waktu haid trus keramas,,saya kalo haid ,hari ke 3 pada saat haid sering keramas karna nggak tahan rambut lepek gatal tapi setelah keramas haid saya malah nggak keluar kadang keluar sedikit sedikit,itu kenapa ya dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore A,

Terima kasih atas pertanyaannya.

Keramas saat sedang haid tentu tidak berbahaya dan tidak mempengaruhi jumlah darah haid yang keluar. Jumlah darah haid maupun siklus haid dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron. Saat haid, kedua hormon ini juga akan mempengaruhi produksi kelenjar minyak di kulit sehingga kulit akan terasa lebih berminyak, termasuk kulit kepala. Jumlah minyak yang berlebih tentu dapat menyebabkan bertumpuknya kotoran di pori-pori. Maka tidak heran jika saat sedang haid biasanya akan muncul jerawat di kulit atau rambut terasa lebih lepek. Justru saat sedang haid disarankan untuk tetap menjaga kebersihan tubuh, oleh karena itu keramas saat sedang haid sangat boleh dilakukan.

Ada beberapa keadaan yang dapat membuat jumlah darah haid menjadi lebih sedikit, di antaranya :

  1. Stres
    Baik stres fisik maupun stres psikis dapat menghambat hormon yang berperan dalam proses ovulasi. Hal inilah yang menyebabkan stres dapat mengganggu haid baik itu membuat siklus menjadi tidak teratur ataupun jumlahnya menjadi sedikit.
  2. Usia
    Saat seorang wanita mendekati usia menopause (sekitar usia 40-an), biasanya jumlah darah haid akan menjadi sedikit.
  3. Berat badan
    Penurunan berat badan dapat mempengaruhi haid karena jumlah lemak dalam tubuh berperan dalam pembentukan hormon reproduksi.
  4. Konsumsi obat-obatan seperti ibuprofen, obat pengencer darah, antidepresi, antiepilepsi,  dll.
  5. Kehamilan
    Saat awal kehamilan bisa saja terdapat bercak darah yang merupakan darah akibat proses penempelan hasil pembuahan ke dinding rahim. Bercak darah ini sering disalahartikan sebagai haid namun dalam jumlah sedikit.
  6. Menyusui
    Hormon yang memproduksi ASI dapat mempengaruhi hormon reproduksi.
  7. Alat kontrasepsi
    Penggunaan KB hormonal seperti pil ataupun suntikan dapat mempengaruhi jumlah darah haid.

Selain faktor-faktor di atas, gangguan tiroid dan PCOS (policystyc ovarium syndrome) juga dapat membuat darah haid menjadi lebih sedikit. Untuk mengenal PCOS lebih jauh berikut ini saya lampirkan artikel Mengenal PCOS untuk menambah wawasan Anda.

Konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan Anda jika ada keluhan yang mengganggu. Semoga bermanfaat.

Baca juga : Cara Mengetahui Masa Subur Setelah Haid, Pilihan Olah Raga Saat Haid

Salam sehat,

dr. Indirasthi Dwi Astari

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Darah haid menggumpal umumnya terjadi di awal periode menstruasi

Darah Haid Menggumpal, Perlukah Khawatir?

Darah haid menggumpal normal terjadi di awal periode menstruasi, saat aliran darah yang keluar sedang deras-derasnya. Namun bila darah menggumpal keluar dari vagina terjadi terus-menerus, diiringi dengan kram perut yang parah, bisa jadi Anda terkena beberapa kondisi medis seperti, polip rahim, kanker, dan endometriosis.