Berapa hari maksimal dokter memberi surat izin sakit?

SA Info Penanya: SA, Wanita, 1 Tahun
Dok, mau tanya, biasa dokter kasih surat izin sakit ke pasien rawat jalan berapa hari ya? Karna awalnya saya hanya dikasih izin 2 hari karna sakit. Tapi di hari ke-3 ternyata saya masih lemas dan katanya surat izin sakit 3 hari biasanya hanya diberikan kalau rawat inap. Apa benar seperti itu, dok? Mohon informasinya, dok.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore, S.

Terimakaih atas pertanyaan Anda.

Surat sakit memang menjadi hal yang sangat penting terutama bagi para pekerja. Surat ini menjadi bentuk otentik untuk perusahaannya bahwa orang tersebut memang dalam kondisi sakit dan tidak dapat bekerja.

Bagi para pekerja yang tiba-tiba mengalami sakit, wajib memeriksakan diri ke dokter agar diberikan surat ijin sakit dari dokter. Surat ini akan diteruskan ke HRD tempat ia bekerja sehingga tidak dilakukan pemotongan cuti bagi karyawan tersebut.

Surat sakit memang pada umumnya hanya untuk 3 hari. Alasannya adalah dalam kurun waktu 3 hari, pasien tersebut diharapkan pasien dapat istirahat total dan sembuh dari penyakit. Dokter memberikan jangka waktu 3 hari untuk kasus penyakit-penyakit yang ringan seperti faringitis, ISPA, tonsilitis, myalgia, dll. 

Jika dalam waktu 3 hari belum sembuh, maka pasien dapat kembali lagi ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lab darah dll. Sehingga dapat diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebabnya dan dapat diputuskan apakah perlu perawatan rawat inap atau tidak. Jika dibutuhkan perawatan rawat inap, maka pasien akan diberikan surat sakit berupa keterangan rawat inap dan ini tidak ada batasan waktunya. 

Salam sehat,

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala coronavirus dan flu biasa sama-sama disebabkan oleh virus yang menyerang saluran pernapasan

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Gejala Coronavirus dan Flu Biasa

Gejala coronavirus atau COVID-19 dan flu bisa memiliki gejala yang hampir sama jika tidak segera diperiksa. Keduanya sama-sama disebabkan oleh virus yang menyerang saluran pernapasan manusia.