14 Jan 2021, 00:50Kulit & Kelamin

Benjolan penis disertai cairan kekuningan apa penyebabnya?

ID
Info Penanya: ID0
Haloo dok,saya mau tanya dikulup penis saya dibagian bawah dan samping ada benjolan sehingga kulup saya semakin membesar dan dibagian penis mengkuarkan cairan kuning tak berbau, pdhal saya sudah disunat mungkin adakah solusi agar pembengkakan segera meyusust dan tidak mengluarkan cairan? Terimakasih
61 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Pany
(0)
Selamat siang IDTak jarang pria mengeluhkan adanya benjolan pada penis. Benjolan penis dapat disebabkan oleh berbgai kondisi, dari kondisi yang ringan hingga kondisi berat.

Penyebab Benjolan Penis Berisi Cairan

Benjolan penis yang disertai cairan dapat mengenai baik penis yang belum disunat atau sudah disunat. Penyebab benjolan pada penis yang dapat mengeluarkan cairan adalah:
  • Jerawat
    jerawat dapat timbul di bagian kulit manapun, sama seperti jerawat pada wajah
  • Limfokel
    penumpukan cairan akibat tersumbatnya saluran limfe penis, akan membaik dengan sendirinya
  • Kista
    kantung berisi cairan dan teraba padat
  • Lichen planus
    disebabkan autoimun menyerang kulit bagin penis, benjolan disertai rasa perih dan seperti melepuh, berisi cairan jernih atau kekuningan
  • Herpes genital
    Disebabkan infeksi virus herpes simpleks. Memunculkan lenting-lenting berisi cairan yang dapat berwarna jernih hingga kekuningan
  • Sifilis
    Disebut juga raja singa disebabkan oleh treponema pallidum dan merupakan salah satu infeksi menular seksual. Menimbulkan ruam dan benjolan disertai gaung di tengahnya, terasa sakit, perih
  • Bintik fordyce
    bintik putih atau kekuningan, bisa timbul di bagian tubuh manapun, bisa hilang dengan sendirinya
  • Kanker penisbenjolan keras bisa disertai cairan dan nanah, terasa nyeri, gatal, kulit kemerahan, nyeri BAK dan disfungsi ereksi
Penanganan benjolan penis berbeda-beda tergantung dari penyebabnya. Ada beberapa kondisi seperti jerawat, limfokel dan bintik fordyce yang dapat membaik dengan sendirinya serta dengan menjaga kebersihan organ intim. Bersihkan dnegan air hangat, gunakan celana dalam yang longgar dan bersih serta dapat menyerap keringat. Hindari terlalu sering melakukan masturbasi atau berhubungan seks bebas. Bila terdapat gejala semakin berat atau meluas sebaiknya konsultasikan mengenai hal ini ke dokter spesialis kulit dan kelamin melalui chat atau anda bisa langsung menemui dokter spesilais kulit dan kelamin di klinik atau rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.Semoga bermanfaat. Salam sehatdr. Pany CL
penyakit kelaminkelamin laki-lakikulup penis
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil