Benjolan di kelamin apakah berbahaya?

AN Info Penanya: AN, Wanita, 15 Tahun
Dok bila di daerah V terdapat benjolan, mungkin dikatan kutil kelamin, itu bagaimana ya penyebabnya apa dan cara mengatasinya gmna, berbahaya atau tidakTerimakasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore AN,

Benjolan di sekitar kelamin bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti :

  1. Bartholinitis. Merupakan peradangan pada kelenjar bartholin yang ada di sekitar vagina, dimana akan menimbulkan pembengkakan, kemerahan dan terasa nyeri.
  2. Kista vagina. Kantung berisi cairan yang terbentuk di dinding vagina.
  3. Skin tag. Benjolan kecil ini sering muncul pada orang dengan berat badan berlebih (obesitas). Benjolan ini tidak menimbulkan rasa nyeri, berwarna kuning kecoklatan.
  4. Kutil kelamin. Benjolan ini timbul akibat virus HPV yang menular melalui hubungan seksual. Penyakit ini akan menimbulkan gejala gatal di area kewanitaan, keluar darah ketika berhubungan seksual, dan sering menyerang orang-orang yang aktif berhubungan seksual dan berganti-ganti pasangan tanpa menggunakan kondom.

Beberapa hal yang harus dilakukan agar terhindar dari berbagai penyakit kelamin adalah :

  1. Hindari berganti-ganti pasangan.
  2. Gunakan kondom saat berhubungan seksual.
  3. Jaga kebersihan area kewanitaan.
  4. Basuh area kewanitaan dengan cara yang benar yakni dari depan ke belakang agar sisa kotoran dari dubur tidak terbawa ke vagina.
  5. Rutin mengganti celana dalam dan hindari memakai celana yang terlalu ketat.

Bila benjolan bertambah banyak, nyeri, menimbulkan keputihan yang berbau busuk, segera periksakan diri ke dokter kulit kelamin untuk penanganan lebih lanjut.

Salam sehat,

dr. Vina

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala HPV umumnya akan muncul pada dua hingga tiga bulan setelah Anda terpapar virus

Kapan Seseorang Bisa Mengalami Gejala HPV Setelah Tertular?

Gejala HPV mungkin tidak terasa bagi sebagian orang. Namun virus ini akan tetap ada dalam tubuh Anda untuk jangka waktu yang lama, sehingga Anda berpotensi untuk menularkannya pada orang lain.