Benjolan di bibir vagina tapi tidak terasa nyeri, apakah penyebabnya?

I Info Penanya: I, Wanita, 19 Tahun
Dok mau tanya, kalo ada benjolan di bibir vagina sebelah kanan, tapi tidak sakit itu kenapa ya dok? Perlu di operasi kah?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, IY

Terima kasih telah bertanya di Forum SehatQ.

Yang dimaksud dengan vagina adalah bagian sebelah dalam dan bagian sebelah luar disebut vulva. Vulva mencakup beberapa bagian, yaitu :

  • labia mayora : bibir vulva yang lebih besar, tidak memiliki rambut dan mengandung kelenjar minyak.
  • labia minora : bibir vulva yang lebih kecil, disekeliling lubang vagina. Banyak mengandung kelenjar bartholin dan skene yang menghasilkan lendir dan pelumas lainnya. Kelenjar minyak juga ada di labia minora.

Beberapa jenis benjolan bisa terjadi di vulva dan sekitarnya. Benjolan yang tidak nyeri diantaranya adalah:

1. Kista Vulva

Berbagai kelenjar di vulva dapat membentuk kista jika tersumbat. Ukurannya bervariasi biasanya benjolan kecil dan keras. Kista juga tidak terasa sakit kecuali jika terinfeksi. Kista bisa hilang tanpa menggunakan obat. Kecuali bila curiga ada infeksi, dokter bisa meresepkan antibiotik.

2. Bintik Fordyce

Berasal dari kelenjar minyak, berbentuk benjolan kecil warna putih/kuning di dalam dan bibir vulva. Bintik-bintik ini tidak menyakitkan dan berbahaya.

3. Varises

Pembuluh darah yang bengkak di sekitar vulva. Benjolan berwarna kebiruan atau pembuluh darah bengkak di sekitar labia. Biasanya tidak sakit, namun terasa berat, gatal atau bisa berdarah.

Sebaiknya konsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Kandungan untuk tatalaksana selanjutnya.

Salam Sehat,

dr. Andre Zaini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Necrotizing fasciitis merupakan infeksi kulit langka akibat bakteri

Pahami Gejala Infeksi Kulit Necrotizing Fasciitis

Necrotizing fasciitis merupakan infeksi kulit langka akibat bakteri yang menyebar dengan begitu masif. Penanganan cepat menjadi kunci kesembuhan. Gerbang masuk ke tubuh manusia paling mudah bagi bakteri adalah saat ada luka terbuka, luka bakar, gigitan serangga, hingga luka pascaoperasi.